detikNews
Selasa 30 April 2019, 17:27 WIB

Kalimantan Jadi Kandidat Ibu Kota, BNPB: Aman dari Bencana

Faiq Hidayat - detikNews
Kalimantan Jadi Kandidat Ibu Kota, BNPB: Aman dari Bencana Sutopo (Foto: Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Wilayah Kalimantan menjadi kandidat pemindahan ibu kota negara di luar Pulau Jawa. BNPB menyebut Kalimantan merupakan wilayah yang aman dari bencana.

"Kalau soal pembencanaan BNPB memberikan sumbangsih kajian bencana kepada Bappenas, kalau melihat wilayah di Kalimantan tidak rawan bencana," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019).

BNPB sebelumnya disebut ikut dalam rapat terbatas bersama Presiden Jokowi membahas rencana pemindahan ibu kota. BNPB membantu Bappenas dalam kajian terkait pembencanaan.



Menurut Sutopo, sudah mengerucut wilayah yang menjadi lokasi pemindahan ibu kota yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

"Sebenarnya rencana pemindahan ibu kota sudah lama sejak Presiden Soekarno tahun 1953 yang kemudian wacana tadi dilakukan kajian oleh Bappenas. Dalam ratas kemarin Bappenas menyampaikan hasil kajian, lokasi pemindahan ibu kota Indonesia mengerucut 3 wilayah yaitu Kalteng, Kalbar, dan Kaltim," jelas dia.

Soal Kalimantan, Sutopo mengatakan wilayah tersebut paling aman dari kejadian bencana mulai banjir, dan longsor sejak tahun 1960 lalu. Sedangkan masalah kebakaran hutan, Sutopo menyebut bisa dikendalikan jika Kalimantan menjadi Ibu Kota.



"Dari tahun 1960 sampai sekarang kejadian bencana paling aman di Kalimantan. Kebencanaan banjir dan longsor juga rendah, kebakaran bisa dikendalikan kalau itu menjadi pusat ibu kota pasti proses pengamanan preventif kebakaran hutan bisa dikendalikan dwngan ketat," ujar Sutopo.

"Jadi kajian ini akan terus digulirkan akan terus dikaji lebih dalam oleh Bappenas sampai nanti muncul kesimpulan wilayah, kalau ini kan provinsi nanti masuk kabupaten. Dari segi kebencanaan (Kalimantan) aman," imbuh dia.

Dalam Ratas Wapres Jusuf Kalla menyampaikan usulan ibu kota dipindahkan ke Mamuju, Sulawesi Barat. Menurut Sutopo, wilayah Mamuju berbahaya bencana karena kerapkali gempa, banjir dan longsor.

"Mamuju kebencanan berbahaya. Mamuju dikeliling sesar dapat menimbulkan gempa, beberapa sesar seperti Makasar trans, malukoro, sesar poso, dan lainnya. Artinya rawan sekali meski bukan di Mamuju tetapi dapat imbas besar sekali. Ketika gempa didarat akan rusak, Mamuju memang aman gunung api dan tsunami tetapi rawan banjir, longsor dan banjir bandang. Artinya daerah tersebut tidak aman," jelas dia.

Sebelumnya, Jokowi mengaku sudah
mengantongi 3 kandidat lokasi pemindahan Ibu Kota diantaranya Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

"Bisa di Sumatera tapi yang timur jauh, di Sulawesi agak di tengah, tapi barat kurang. Kalimantan di tengah-tengah. Ini ada 3 kandidat, tapi harus dicek dong," ujar Jokowi di PT KMK Global Sports I, Cikupa, Tangerang, Banten, Selasa (30/4).



(fai/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed