detikNews
Jumat 26 April 2019, 13:35 WIB

KPK akan Periksa Khofifah terkait Eks Pejabat Kemenag yang Suap Rommy

Haris Fadhil - detikNews
KPK akan Periksa Khofifah terkait Eks Pejabat Kemenag yang Suap Rommy Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkaitan dengan kasus suap yang menjerat Romahurmuziy alias Rommy. Keterangan apa yang bakal ditanyakan penyidik pada Khofifah?

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebut pemeriksaan terhadap Khofifah direncanakan dilakukan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Timur. Selain Khofifah, ada 4 saksi lain yang dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan.

"Siang ini, dari informasi yang saya dapatkan dari tim penyidik di Surabaya, ada 5 orang saksi yang sedang diperiksa di Ditkrimsus Polda Jatim, termasuk saksi Khofifah, Gubernur Jatim. Didalami pengetahuan saksi tentang tersangka HRS (Haris Hasanuddin)," kata Febri kepada wartawan, Jumat (26/4/2019).

Febri mengatakan saksi lain yang diperiksa berasal dari unsur pejabat dan PNS di Kantof Kemenag di Jatim. Saat ini tim KPK sedang berada di Surabaya untuk melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, tetapi belum disampaikan apakah Khofifah hadir atau tidak.
"Tim sedang di sana sekaligus lakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi," ujarnya.

Rommy sebelumnya menyeret nama Khofifah dan Kiai Asep terkait kasusnya. Kedua orang itu diklaim Rommy menyampaikan kompetensi Haris Hasanuddin, yang mengikuti seleksi jabatan Kakanwil Kemenag Jatim.

Baik Kiai Asep dan Khofifah telah membantah ucapan Rommy. Kiai Asep juga sudah diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus ini.

Dalam perkara ini, Rommy yang merupakan anggota Komisi XI DPR sekaligus eks Ketum PPP ditetapkan KPK sebagai tersangka suap Rp 300 juta terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama. Dia disangka KPK menerima suap dari Haris selaku Kakanwil Kemenag Jatim dan Muhammaf Muafaq Wirahadi yang juga telah menjadi tersangka.



Simak Juga 'Praperadilan Rommy Ditunda, KPK: Kita Hadapi Maksimal':

[Gambas:Video 20detik]


(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com