DetikNews
2019/04/24 20:33:41 WIB

Round-Up

Petugas Pemilu Berguguran, Pemilu Serentak dalam Sorotan

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Petugas Pemilu Berguguran, Pemilu Serentak dalam Sorotan Ilustrasi kotak suara yang digunakan untuk Pemilu 2019 (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Pencoblosan serentak telah berlalu, tetapi proses penghitungan suara masih terus memburu. Malah cerita pilu tentang perjuangan mereka yang bertugas menyisakan haru dari gelaran pemilu.

Memang pemilu tahun ini dinilai benar-benar melelahkan karena warga negara harus memilih calon presiden dan calon wakil presiden serta calon anggota legislatif, mulai anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kota/kabupaten, serta DPD, tak ketinggalan partai-partai politiknya. Total ada lima kotak suara yang harus dihitung para petugas pemilu itu satu per satu untuk mendapatkan data yang akurat untuk rekapitulasi.

Sorotan tentang pemilu yang melelahkan muncul sendiri dari penyelenggara pemilu, yaitu KPU. Komisioner KPU Viryan Aziz menyampaikan agar pemilu serentak dengan lima kotak suara itu sebaiknya tidak lagi dilaksanakan.



"Pemilu serentak dengan lima kotak suara cukup sekali saja, jangan lagi dilaksanakan," ujar Viryan pada Selasa (23/4).

"Dengan menyertakan lima surat suara atau lima kelompok, pemilihan sudah terbukti paling tidak saat ini melebihi kapasitas kita untuk mewujudkan pemilihan umum serentak yang efektif dan berintegritas serta damai," sambungnya.

Apa bukti pemilu serentak ini sangat melelahkan?

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed