detikNews
Rabu 24 April 2019, 19:40 WIB

Kronologi 2 Anggota TNI Ditembak KKSB di Nduga Papua

Saiman - detikNews
Kronologi 2 Anggota TNI Ditembak KKSB di Nduga Papua Korban anggota TNI ditembak KKSB di Papua. (Foto: dok. Istimewa)
Timika - Satu Regu Personel TNI di tembaki KKSB saat tiba di Bandara Nduga, Kabupaten Nduga Papua. Akibatnya dua anggota TNI Terluka.

Peristiwa penembakan terhadap regu TNI terjadi pada Rabu 24 April 2019. Bertempat di halaman Kantor Distrik Nirkuri Kab.

Kepala Penerangan Kodam Cendrawasih Kolonel Infanteri M Aidi mengatakan, KKSB melakukan serangan dari jarak cukup jauh sekitar 100 meter dengan sistem hit and run.

"Mereka menyerang secara tiba-tiba kemudian menghilang melarikan diri ke dalam hutan. Pasukan TNI berusaha membalas namun belum diketahui adanya korban dari pihak KKSB," kata Kapendam, kepada detikcom, Rabu (24/4/2019).



Saat itu Helly Bell dengan no. Seri HA-5179 milik penerbad TNI AD landing dalam rangka mengantar Bahan Makanan (Bamak) kebutuhan rutin pasukan TNI yang sedang melaksanakan pengamanan Trans Papua.

Pada pukul 10.45 Wit saat bongkar muat Bamak dari Helly yang dilaksanakan oleh 01 regu Prajurit (10 orang) yang akan menjemput Bamak tiba-tiba mendapat serangan dari pihak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang teridentifikasi dari kelompok Egianus Kogoya.

Akibat serangan tersebut mengakibatkan 2 orang Prajurit TNI mengalami luka tembak atas nama Serda Dedy terserempet proyektil di bagian punggung ( arah tembakan menyamping dari kiri ke kanan di balik rompi) dan Prada M. Hoirul Zahman Zahri mengalami luka tembak pada betis kiri.

Saat ini kedua korban sudah dievakuasi ke Timika dan dirawat di RSMM Timika, berdasarkan laporan tim medis bahwa kondisi kedua korban dalam keadaan stabil dan tidak ada yang mengenai organ vital.



Sementara Itu Dandim 1710 Mimika, membenarkan adanya dua anggota yang di rawat di RSMM akibat luka tembak.

Dandim 1710 Mimika yang ditemui wartawan membenarkan atas peristiwa tersebut, dan menyatakan kedua korban tengah menjalani perawatan.

"Satu orang dari Yonif Raider 321 dan satu orang Detasemen Penerbad. Secara umum, kedua anggota mulai membaik. Mudah-mudahan cepat sembuh sehingga bisa bergabung bersama rekannya dan melaksanakam tugas," kata Letkol Infanteri Pio L Nainggolan ketika ditemui di Koramil 1710-02 Mimika, Rabu (24/2019).

Dia mengaku kronologis peristiwa tersebut belum bisa di jelaskan secara pasti lantaran pihaknya hanya mendapat kabar adanya dua anggota TNI yang di evakuasi ke Timika.
(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed