detikNews
Selasa 23 April 2019, 10:15 WIB

Cek Persiapan Mudik Lebaran 2019, Dirut PT KAI Inspeksi ke Sejumlah Stasiun

Rolan - detikNews
Cek Persiapan Mudik Lebaran 2019, Dirut PT KAI Inspeksi ke Sejumlah Stasiun Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, melakukan inspeksi ke sejumlah stasiun menjelang persiapan angkutan mudik lebaran 2019.Foto: Rolan/detikcom
Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, melakukan inspeksi ke sejumlah stasiun menjelang persiapan angkutan mudik lebaran 2019. Inspeksi ini dilakukan untuk mengecek kesiapan pelayanan hingga lintasan kereta api.

"Ini akan melakukan inspeksi. Ngecek apakah lintas maupun stasiun-stasiun antara itu sudah siap melakukan operasi lebaran yang akan datang ini. Operasi lebaran itu nanti akan dilakukan H-10 dan H+10. Jadi 26 Mei 2019 sampai 16 Juni 2019," ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, di Stasiun Gambir, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

Inspeksi ini untuk memastikan pelayanan hingga lintasan kereta api aman saat mudik lebaran nanti.Inspeksi ini untuk memastikan pelayanan hingga lintasan kereta api aman saat mudik lebaran nanti. Foto: Rolan/detikcom

Untuk inspeksi ini, KAI menggunakan KA Inspeksi Generasi 3 yang akan melalui jalur lintas utara Jawa menuju Stasiun Cirebon hingga Stasiun Banyuwangi. Sedangkan KA Inspeksi Generasi 2 melalui jalur lintas selatan Jawa menuju Stasiun Bandung hingga Stasiun Surabaya Gubeng.

"Ini ada dua (kereta inspeksi) dilepas atau dipisah di (Stasiun) Cikampek. Yang satu jalur utara dan yang satu (lagi) jalur selatan untuk memastikan semua jalur yang nantinya akan digunakan untuk mengantar saudara-saudara kita yang akan pulang mudik dan kembali lagi, ini semuanya aman," ucap Edi.

Kesiapan stasiun untuk merima penumpang juga rencananya dicek dalam inspeksi ini. "Kesiapan stasiun penerima, misalkan (Stasiun) Cirebon, misalkan (Stasiun) Semarang, misalkan (Stasiun) Jogja dan Solo. Itu mereka siap tidak menerima (penumpang). Kemudian jalurnya juga diperiksa, apakah jalur ini membahayakan, apakah jalur itu sudah dijaga dengan baik, semuanya kami periksa supaya perjalanan kereta apinya tidak ada gangguan," kata Edi.

300 Titik Rawan

Untuk daerah rawan lalu lintas kereta, KAI sudah memetakan 300 titik rawan. Pada titik tersebut telah dikerahkan petugas untuk menjaga daerah tersebut.

"Titik itu jumlahnya kurang lebih 300 titik. Tetapi yang pasti kami sudah mengerahkan petugas untuk menjaga daerah rawan supaya perjalanan kereta ini bisa diyakinkan untuk sampai ke tujuan," jelas Edi.

Selain itu, titik rawan banjir dan longsor masih menjadi perhatian KAI. Hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca yang masih tidak menentu. "Tadi sudah diingatkan juga sama Pak Ditjen (Perkeretaapian) bahwa cuaca ini masih tidak menentu sehingga kami harus cek betul titik-titik rawan, baik rawan banjir, rawan longsor, mau pun rawan ambles karena cuaca," terang Edi.

Untuk keamanan, KAI telah bekerjsama dengan pihak TNI-Polri. Diperkirakan akan ada 1.500 personel yang diterjunkan. "Kalau keamanan, kami biasa tiap tahun koordinasi dengan TNI-Polri, ini 1.500 lebih personel nanti akan menjaga. Ini saya pikir akan membantu kereta api dan sudah rutin kami lakukan bekerja sama," imbuh Edi.


Simak Juga 'Jalur Darat Diprediksi Jadi Primadona Musim Mudik 2019':

[Gambas:Video 20detik]


(aan/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com