detikNews
Senin 22 April 2019, 01:15 WIB

Majelis Hubbul Wathon: Bom Sri Lanka Pembantaian, Tak Dibenarkan Agama

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Majelis Hubbul Wathon: Bom Sri Lanka Pembantaian, Tak Dibenarkan Agama Foto: REUTERS/Dinuka Liyanawatte
FOKUS BERITA: Bom Guncang Sri Lanka
Jakarta - Majelis Dzikir Hubbul Wathon mengutuk keras teror bom yang terjadi di Sri Lanka. Majelis Dzikir ini menegaskan teror bom tersebut sangat tidak dibenarkan oleh ajaran agama manapun.

"Mengutuk keras serangan bom dan bom bunuh diri yang terjadi di Sri Lanka. Serangan tersebut adalah pembantaian yang tidak dapat dibenarkan oleh ajaran-ajaran agama manapun apapun alasannya. Tindakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai suci kemanusiaan," kata Sekjen Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon, Hery Haryanto Azumi, melalui keterangan tertulisnya, Senin (22/4/2019).

Hery mengajak seluruh umat beragama untuk menggalang solidaritas lintas agama untuk memerangi aksi teror. Dia menegaskan tidak ada dalih pembenaran atas nama agama terkait kasus teror tersebut.

"Mengajak seluruh umat beragama di Indonesia dan seluruh dunia untuk bersama-sama menggalang solidaritas lintas agama dan memerangi segala bentuk aksi terorisme yang mengatasnamakan agama. Bahwa tindakan terorisme tersebut tidak berhak mencantumkan nama atau alasan agama apapun sebagai dalih pembenaran," jelas Hery.

Majelis Dzikir Hubbul Wathon juga mengajak pemuka agama untuk mengaktifkan dialog. Hery mengatakan dengan dialog akan menghindarkan masyrakat dari provokasi.

"Mengajak kepada seluruh pemuka-pemuka agama untuk mengaktifkan dialog-dialog baik antarumat beragama maupun intern umat beragama dan juga dengan pemerintah guna menghindari provokasi-provokasi yang membahayakan kerukunan antar umat beragama maupun intern umat beragama," jelasnya.


(fdu/gbr)
FOKUS BERITA: Bom Guncang Sri Lanka
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed