detikNews
Minggu 21 April 2019, 19:38 WIB

Ketua PKK Semarang Berbagi Bersama Anak-anak Berkebutuhan Khusus

Raras Prawitaningrum - detikNews
Ketua PKK Semarang Berbagi Bersama Anak-anak Berkebutuhan Khusus Foto: Dok Pemkot Semarang
Jakarta - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi, memperingati Hari Kartini bersama anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) beserta orang tua mereka.

Acara Perayaan Kartini yang digelar di Aula Balaikota, Minggu (21/4/2019) ini merupakan kerja sama dengan perancang busana kenamaan asal Kota Semarang sekaligus pemilik yayasan yang berkontribusi pada anak berkebutuhan khusus, Anne Avantie.


Bersama para ibu serta putra-putri mereka penyandang kebutuhan khusus, perempuan yang akrab disapa Tia Hendi ini memberikan apresiasi mendalam dan pujian kepada para ibu.

"Mereka merupakan ibu-ibu yang patut kita hargai dan patut kita beri apresiasi yang luar biasa karena beliau ini yang mempunyai anak yang lebih harus diperhatikan," kata istri Wali Kota Semarang ini dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/4/2019).

Para ibu ini, lanjutnya, tidak hanya mengurus diri sendiri, suami, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Namun juga memberikan perhatian lebih bagi putra-putri mereka.

"Jadi saya menyebutnya ini adalah Kartini-kartini masa sekarang, yang bisa menghadapi semua persoalan di lingkungannya. Dengan tujuan utamanya bagaimana agar anak-anak berkebutuhan khusus ini menjadi mandiri. Itu sangat luar biasa," ucapnya.

Di acara itu pula, Tia Hendi berpesan kepada para wanita muda agar lebih cerdas dalam menghadapi tantangan zaman. "Sekarang yang dibutuhkan adalah Kartini yang kuat, Kartini yang bisa memahami bagaimana situasi rumah tangga dan lingkungannya," katanya.

Maka menurutnya, melalui kecerdasan yang dimiliki akan dapat memahami posisinya. Baik sebagai istri, sebagai ibu, maupun sebagai teman. Tentunya dibutuhkan iman kuat dari para perempuan dalam menghadapi setiap persoalan yang ada. Pada kesempatan yang sama, ia juga mendukung upaya emansipasi dan kesetaraan gender.

"Sekarang kesetaraan gender sudah digaungkan di mana-mana, tinggal kembali kepada perempuan menyikapi apa yang namanya kesetaraan gender," ujarnya.


Ia mengatakan sehingga dibutuhkan pemikiran luar biasa dan cerdas dari perempuan untuk bisa setara. Hal ini agar tidak ada perbedaan dengan kaum pria di bidang ekonomi, politik, maupun bidang-bidang yang lain.

Sementara itu, Anne Avantie memberikan apresiasi dan pujian bagi ibu-ibu yang telah menerima kondisi dan memberikan perhatian lebih bagi perkembangan putra-putrinya. Ia juga menyebut bahwa ibu-ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus adalah ibu yang sudah disiapkan tempat yang mulia di surga.

"Hari ini adalah Hari Kartini, hari ibu-ibu hebat. Ibu yang memiliki anak kebutuhan khusus adalah ibu-ibu yang hebat luar biasa," katanya.



Tonton juga video Penyandang Disabilitas Bisa Belajar Jadi Barista di Kedai Ini:

[Gambas:Video 20detik]


(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com