DetikNews
Rabu 17 April 2019, 09:27 WIB

Kotak Suara Belum Ada, Wawali Jayapura Minta Pencoblosan Diperpanjang

Tim detikcom - detikNews
Kotak Suara Belum Ada, Wawali Jayapura Minta Pencoblosan Diperpanjang Foto: TPS di Papua belum dapat logistik pemilu (Wilpret-detikcom)
FOKUS BERITA: Mantap Memilih!
Jayapura - Sejumlah TPS di Wilayah Jayapura, Papua, molor melakukan pencoblosan karena belum tersedianya logistik pemilu 2019. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustam Saru, meminta waktu pencoblosan diperpanjang.

"Saya sudah meminta Ketua KPU kota untuk melakukan pleno agar pencoblosan dapat diperpanjang karena hingga kini belum semua TPS yang ada di wilayah kota melaksanakan pencoblosan," kata Rustam yang dikutip dari Antara, Rabu (17/4/2019).

Jumlah TPS di Jayapura, ini tercatat sebanyak 300.752 pemilih dengan jumlah TPS 1.262 yang tersebar di lima distrik.



Ketua KPU Kota Jayapura Octovianus Injama hingga kini enggan memberikan keterangannya dengan alasan akan melakukan pleno.

"Sabar ya kami akan melakukan pertemuan," kata Injama sebelum kembali masuk ke kantor KPU Kota Jayapura.

Pemilih di sejumlah TPS di wilayah Kota Jayapura hingga pukul 10.30 WIT belum melakukan pencoblosan akibat logistik pemilu belum sampai di TPS. Bahkan sejumlah petugas TPS hingga pukul 10.19 WIT masih berada di kantor KPU Kota Jayapura yang berlokasi di jalan baru pasar Youtefa, Distrik Abepura.

Wartawan Antara dari Jayapura melaporkan, hingga kini nampak sejumlah petugas sedang mempersiapkan kotak suara untuk TPS yang belum menerima, seperti TPS yang ada di Distrik Jayapura Selatan dan Abepura. Bahkan saat ini pengisian kotak-kotak suara masih dilakukan di halaman kantor KPU Kota Jayapura.

Logistik pemilu di Kota dan Kabupaten Jayapura baru didistribusikan Rabu pagi ke TPS.



Saksikan juga video 'Diguyur Hujan Deras, 3 TPS di Kota Jambi Kebanjiran':

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/imk)
FOKUS BERITA: Mantap Memilih!
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed