DetikNews
Senin 15 April 2019, 23:06 WIB

Melihat Pencoblosan Pemilu di Ujung Benua Afrika

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Melihat Pencoblosan Pemilu di Ujung Benua Afrika Pencoblosan di ujung Benua Afrika (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - PPLN Pretoria menyelenggarakan kegiatan pemungutan suara Pemilu 2019 di Afrika Selatan. Sebanyak 115 WNI menyalurkan hak pilihnya di TPS Pretoria.


Melihat Pencoblosan Pemilu di Ujung Benua Afrika Foto: dok. Istimewa

Pemungutan suara itu dilaksanakan di gedung KBRI Pretoria, Afrika Selatan, Sabtu (13/4) pagi waktu setempat. Pemilu di ujung Benua Afrika itu berlangsung dengan aman dan lancar.

"Pada pemilu kali ini, tercatat sejumlah 115 WNI telah menggunakan hak suaranya, dengan rincian DPTLN sebanyak 83 orang; DPTbLN sebanyak 8 orang; dan DPK sebanyak 24 orang. Mayoritas pemilih merupakan WNI yang telah lama tinggal di Afrika Selatan dan menikah dengan warga setempat. Selain itu, beberapa tenaga kerja profesional dan kelompok santri asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di pesantren Afrika Selatan juga tercatat turut menggunakan hak pilihnya," demikian keterangan tertulis dari KBRI Pretoria, Senin (15/4/2019).


Melihat Pencoblosan Pemilu di Ujung Benua Afrika Foto: dok. Istimewa


Setelah berakhir pemungutan suara, KPPSLN Pretoria melakukan penyegelan kotak suara yang disaksikan oleh Dubes RI dan masyarakat. Kotak suara selanjutnya disimpan di ruang terkunci dengan dilengkapi CCTV di KBRI Pretoria.

Melihat Pencoblosan Pemilu di Ujung Benua Afrika Foto: dok. Istimewa


Domisili WNI yang masuk dalam daftar pemilih PPLN Pretoria tersebar di Afrika Selatan (Provinsi Gauteng, KwaZulu-Natal, Limpopo dan Free State); Botswana; Eswatini/Swaziland; dan Lesotho. Sejumlah WNI bahkan rela menempuh waktu dan jarak yang cukup jauh untuk datang ke TPS.



Untuk meningkatkan partisipasi pemilih, PPLN Pretoria mengadakan bazar yang melibatkan Dharma Wanita Persatuan KBRI Pretoria, ITPC Johannesburg, dan warga masyarakat Indonesia di Afrika Selatan. Selain itu, panitia menyiapkan makanan khas Indonesia bagi para pemilih.

"Guna mengobati kerinduan mereka pada Indonesia sekaligus memperkuat rasa kebangsaan, para WNI dan pasangan warga asing disuguhi dengan aneka makanan khas Indonesia, minuman, beragam kain batik dan kerajinan tradisional. Pemilih juga berkesempatan untuk memperoleh hadiah yang telah disiapkan oleh panitia melalui lucky draw setelah pemilih selesai menggunakan hak pilihnya," tulisnya.

"Antusiasme WNI dalam menggunakan hak pilihnya, walaupun saat ini tengah berada di luar negeri, patut mendapatkan apresiasi. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemilihan umum merupakan pesta demokrasi yang mampu menembus batasan jarak dan waktu. Beberapa pemilih muda yang lahir dan besar di Afrika Selatan, bahkan tetap memiliki rasa nasionalisme dan ingin menjadi bagian penting dalam menentukan arah bangsa Indonesia selama 5 tahun ke depan," sambungnya.
(knv/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed