DetikNews
Senin 15 April 2019, 20:28 WIB

Diprotes Karena Amankan Pendemo Tolak Pilpres 2019, Ini Jawaban Polisi

Aditya Mardiastuti - detikNews
Diprotes Karena Amankan Pendemo Tolak Pilpres 2019, Ini Jawaban Polisi Foto: Demo Ajak Warga Bali Golput, Sejumlah Mahasiswa Diamankan Polisi. (Aditya-detikcom)
Denpasar - Penangkapan para pendemo di Lapangan Renon, Denpasar, Bali menuai protes dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Mereka memprotes tindakan perampasan, kekerasan, dan intimidasi yang dilakukan polisi. Apa kata polisi?

"Unjuk rasa damai yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Papua, dengan tema mengajak Golput serta berikan hak ketentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua. Kita tahu hari ini sampai menjelang pemilu itu adalah hari situasi tenang. Jadi saya sebagai Kapolresta Denpasar menyampaikan kepada koordinatornya jangan melakukan kegiatan itu," kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan kepada wartawan di Denpasar, Bali, Senin (15/4/2019).



Ruddi menyebut pihaknya sudah mengimbau mahasiswa pendemo itu agar menghentikan kegiatannya namun tak diindahkan. Pihaknya juga menyita sejumlah spanduk dari para pendemo tersebut.

"Namun tetap melakukan kegiatan tersebut dan kami langsung mengamankan mereka dan langsung kami bawa ke Polresta. Kita juga mengamankan spanduk bertuliskan Tolak Pilpres 2019 atau Golput serta berikan hak solusi demokrasi bagi bangsa Papua Barat mereka menyampaikan seperti itu," ucapnya.

"Kita tahu bahwa masyarakat di Bali ini adalah masyarakat yang penuh toleransi, yang ingin kedamaian dan dengan adanya kedatangan aksi tadi itu. Saya sebagai Kapolresta melihat mereka tidak ingin kedamaian. Saya langsung amankan dan kita langsung melakukan penyelidikan," sambungnya.



Soal surat izin, menurut Ruddi pihaknya mengaku tidak menerima surat izin penyampaian pendapat. Menurutnya, jika dia tahu konten itu bertentangan dengan ajakan Pemilu damai langsung ditolak.

"Kalau kita menyampaikan pendapat dia harus memberikan kepada kita surat penyampai pendapat. Kalau bertentangan seperti yang kita sampaikan tadi itu bahwa dia ingin golput dan mengajak masyarakat untuk tidak memilih itu sangat tidak baik dan tidak mau NKRI," tuturnya.

Saat ini para pendemo yang ditangkap itu juga sudah dibebaskan. Peristiwa penangkapan pendemo di Lapangan Renon, Denpasar itu dilakukan sekitar pukul 10.00 Wita. Selain menangkap pendemo, polisi juga menyita sejumlah spanduk yang dinilai provokatif.
(ams/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +