detikNews
Senin 15 April 2019, 16:54 WIB

6 Jam Diperiksa KPK, Siesa Darubinta Bungkam soal Bowo Sidik

Haris Fadhil - detikNews
6 Jam Diperiksa KPK, Siesa Darubinta Bungkam soal Bowo Sidik Siesa Darubinta yang menjadi saksi di kasus suap yang menjerat anggota DPR Bowo Sidik Pangarso (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Siesa Darubinta tidak memberikan keterangan apapun usai menjalani pemeriksaan di KPK. Dia diperiksa penyidik sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat anggota DPR Bowo Sidik Pangarso.

Dari pantauan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019), Siesa tampak keluar dari lobi pukul 16.37 WIB, setelah sebelumnya tiba di KPK pukul 10.30 WIB. Siesa terlihat ditemani seorang pria mengenakan kemeja batik lengan panjang yang memegang tangannya.


6 Jam Diperiksa KPK, Siesa Darubinta Bungkam soal Bowo SidikSiesa Darubinta usai menjalani pemeriksaan di KPK (Foto: Haris Fadhil/detikcom)


Tampak Siesa tidak menjawab pertanyaan apapun yang diajukan wartawan mengenai Bowo Sidik dan langsung menuju mobil Toyota Innova yang sudah menunggunya. Siesa menjalani pemeriksaan sebelumnya untuk tersangka Asty Winasti dalam kasus itu.

Sementara itu Kabiro Humas KPK Febri Diansyah belum menjelaskan rinci pemeriksaan terhadap Siesa. Febri hanya mengatakan hntuk hari ini ada 3 saksi yang dipanggil dalam kasus itu untuk diperiksa berkaitan dengan informasi mekanisme kerja sama PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog).

"Penyidik hari ini mendalami informasi mengenai mekanisme kerja sama sewa menyewa kapal antara PT Pilog dan Humpuss," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

Siesa merupakan saksi yang sempat diamankan dari apartemen di bilangan Permata Hijau, Jakarta Selatan ketika tim KPK mencari keberadaan Bowo dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu, (27/3) malam. Saat itu, tim KPK tak menemukan Bowo di apartemen itu karena yang bersangkutan sempat pergi saat tim KPK berupaya masuk ke apartemen.

Dalam perkara ini, Bowo ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Marketing Manager PT HTK Asty Winasti terkait upaya membantu PT HTK sebagai penyedia kapal pengangkut distribusi pupuk lewat seorang bernama Indung. Asty dan Indung juga telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.
KPK menduga Bowo sudah menerima 7 kali suap dari Asty. Uang Rp 89,4 juta yang diterima Bowo melalui Indung saat OTT diduga sebagai penerimaan ketujuh dengan 6 penerimaan sebelumnya disebut KPK sebesar Rp 221 juta dan USD 85.130 atau sekitar Rp 1,5 miliar.

KPK juga menduga ada penerimaan lain yang terkait dengan jabatan Bowo sebagai anggota Komisi VI DPR. Total dugaan suap dan gratifikasi yang diterima Bowo berjumlah Rp 1,6 miliar dari PT HTK dan Rp 6,5 miliar dari pihak lainnya alias Rp 8 miliar.

Uang itu kemudian dimasukkan ke 400 ribu amplop yang diduga untuk serangan fajar Pemilu 2019. Uang Rp 8 miliar itu sudah diubah dalam pecahan Rp 20 ribu atau Rp 50 ribu.


Tonton juga video Siesa, Wanita Cantik yang Diperiksa KPK terkait Kasus Bowo Sidik:

[Gambas:Video 20detik]


(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed