DetikNews
Senin 15 April 2019, 15:27 WIB

Wiranto: Ancaman Rusuh Saat Pemilu Hoax, Tak Ada Eksodus ke Luar Negeri

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Wiranto: Ancaman Rusuh Saat Pemilu Hoax, Tak Ada Eksodus ke Luar Negeri Menko Polhukam Wiranto (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto mengaku sempat khawatir karena adanya isu kerusuhan saat pemilu dan membuat masyarakat lari ke luar negeri. Namun dia memastikan isu itu tidak benar.

"Yang kita khawatirkan adanya eksodus ke luar negeri, adanya isu hoax yang mengatakan adanya ancaman, ada chaos atau kerusuhan sehingga kemudian membuat rasa takut dan mereka lebih baik luar negeri," kata Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).


[Gambas:Video 20detik]



Wiranto menjelaskan eksodus ke luar negeri itu belum terlihat hingga kini. Hal itu ditandai dengan grafik kedatangan dan keberangkatan luar negeri yang stabil.

"Dari laporan memang tidak terjadi, eksodus tidak terjadi, eksodus luar negeri tidak terjadi karena grafik mingguan orang-orang Indonesia yang pergi ke luar negeri dan dari luar negeri ke dalam negeri grafik mingguan itu stabil, tidak ada lonjakan, tidak ada angka-angka yang mengisyaratkan bahwa sebelum pemilu ini ada eksodus," ungkapnya.



Dia bahkan menyebut masyarakat menyambut antusias pemilu di dalam negeri. Hal itu ditandai dengan banyaknya orang yang masuk ke Indonesia dibanding yang meninggalkan Indonesia.

"Total kurang-lebih antara 70 ribu yang keluar, bahkan yang masuk 74 ribu. Artinya apa, artinya banyak masyarakat yang sangat antusias untuk memberikan hak suaranya dalam pencoblosan, ini yang tadi kita telah teliti kembali masalah itu," ujarnya.

"Sehingga dengan demikian, maka masyarakat tidak punya takut bahwa nanti saat pencoblosan dua hari lagi keadaan sudah dapat dijaga keamanannya, kepolisian yang dibantu oleh TNI. Jadi sekali lagi kita mengharapkan masyarakat tidak ragu-ragu untuk datang ke TPS pada waktunya untuk memberikan hak pilihnya," imbuhnya.


Saksikan juga video 'Wiranto: Mobilisasi Massa dalam Bentuk Apa Pun Tak Diizinkan':

[Gambas:Video 20detik]


(abw/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed