DetikNews
Senin 15 April 2019, 15:09 WIB

Pencuri Baut-Kabel Jembatan Siak IV Pernah Dipergoki Warga tapi Kabur

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pencuri Baut-Kabel Jembatan Siak IV Pernah Dipergoki Warga tapi Kabur Jembatan Siak IV (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru - Tokoh masyarakat di bantaran Sungai Siak mengutuk aksi pencurian baut di jembatan Siak IV di Pekanbaru. Warga sekitar akan turut membantu melakukan pengamanan dari aksi pencurian baut.

Salah satunya Pak Ujang, pemilik nama Jhoni Eris (64), warga Jl Pesisir, Kecamatan Rumbai Pesisir. Rumah Pak Ujang berada di sekitar jembatan Siak IV, yang posisinya di Kecamatan Rumbai Pesisir.

"Saya beberapa kali menyaksikan pencurian besi dan kabel antipetir di jembatan Siak ini. Beberapa kali saya tegur mereka pun pergi," cerita Ujang kepada detikcom, Senin (15/4/2019).

Warga Pernah Pergoki Pencuri Baut-Kabel di Jembatan Siak IV Tapi KaburJembatan siak IV (Chaidir/detikcom)


Ujang bercerita kawasan jembatan ini memang rawan akan pencurian. Apalagi pada malam hari tidak ada penerangan di bawah jembatan. Setidaknya dia sudah dua kali menggagalkan rencana aksi pencurian di posisi jembatan yang ada di sekitar rumahnya itu.

"Saya pernah tegur orang yang akan menggali fondasi tiang jembatan. Mereka itu mau ambil besinya," kata Ujang.

Selain itu, Ujang pernah menggagalkan rencana pencurian kabel antipetir. Pelakunya saat itu berusaha membuka kabel yang terpasang di philon (tiang utama).

"Saya waktu itu melihat ada orang yang otak-atik kabel antipetir itu. Saya tegur, nanti kami mati sendiri kesambar petir. Akhirnya orangnya pergi. Saya tak kenal orangnya," kata Ujang.

Menurut Ujang, secara pribadi dia siap mengamankan kawasan jembatan yang berdekatan dengan rumahnya. Dia juga akan mengajak warga lainnya.

"Saya mengutuk keras atas tindakan aksi pencurian itu. Saya selama ini sering mengawasi tapi tentunya hanya pagi sampai sore saja. Kalau malam, tentulah saya tak mampu," kata Ujang.

Ujang memperkirakan aksi pencurian baut dilakukan pada malam hari. Ini karena di bawah jembatan pada malam hari tanpa penerangan.

"Ya kalau bisa pemerintah memberikan penerangan di bawah jembatan agar mudah diawasi. Ini kan gelap, kita kira juga orang pacaran di bawah jembatan, tak tahunya malah pencuri," kata Ujang, yang sudah menetap di kawasan itu sejak 1969.



Sebagaimana diketahui, 100-an baut di jembatan Siak IV yang baru diresmikan pada Maret 2019 itu dicuri. Kondisi hilangnya baut jembatan tentunya bisa membahayakan konstruksi.

Namun pihak Dinas PUPR Riau saat ini sudah memesan baut penggantinya. Diperkirakan dua atau tiga hari ini baut tersebut sudah sampai di Pekanbaru. Kasus pencurian baut ini juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
(cha/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed