DetikNews
2019/04/10 19:30:36 WIB

Round-Up

Rencana Prabowo Umumkan 80 Calon Menteri Dicibir Kubu Jokowi

Tim Detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Rencana Prabowo Umumkan 80 Calon Menteri Dicibir Kubu Jokowi Foto: Prabowo Subianto. (Prabowo-Sandi Media Center)
Jakarta - Prabowo Subianto berencana akan mengumumkan nama-nama 80 calon menteri di akhir masa kampanyenya nanti. Rencana Prabowo pun mendapat cibiran dari kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Isu mengenai rencana pengumuman calon menteri di kabinet Prabowo-Sandiaga Uno ini diungkap oleh Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade. Ia menyebut, yang akan diumumkan Prabowo ialah deretan pakar yang selama ini membantunya. Soal kemungkinan para pakar itu jadi menteri Prabowo jika sang capres 02 menang pilpres, Andre menyebut hal itu dimungkinkan.

"Beliau akan mengumumkan 'ini lo tim pakar yang selama ini membantu saya', mereka akan berdiri di belakang Pak Prabowo waktu pidato kebangsaan. Bukan mengumumkan menteri," ujar Andre, Rabu (10/4/2019).


"Tapi bisa saja dari tim pakar yang dipercaya oleh Pak Prabowo itu nanti setelah Pak Prabowo menang akan jadi menteri, tapi mengumumkan nama menteri nggak. Tim pakar aja, 'ini lo tim pakar saya', kata Pak Prabowo," sambungnya.

Rencana pengumuman 80 nama calon menteri itu dijelaskan lebih detil oleh Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said. Menurutnya, pengumuman akan dilakukan oleh Prabowo secara langsung saat kampanye di Surabaya, Jawa Timur, pada 12 April mendatang.

"Tanggal 12 (April 2019) itu akan diundang di Surabaya. Yang selama ini ikut diskusi para pakar para akademisi. Nanti di Surabaya. Pidato, mereka diundang, Pak Prabowo akan menjelaskan itu," ujar Sudirman Said di Resto Batik Kuring SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (10/4).

Dia mengatakan tokoh-tokoh yang diperkenalkan yakni sosok yang selama ini membantu Prabowo-Sandiaga. Sudirman menyebut Prabowo hanya akan menyebutkan nama-nama dari para tokoh yang diundang dan tidak spesifik bicara soal posisi.

"Sudirman menyebut jumlah putra putri terbaik ini bisa kurang atau lebih dari 80 orang. Dia menyatakan Prabowo-Sandiaga ingin membangun pemerintahan yang jujur.

"Kabinet kan hanya 34 kan dan yang diperlukan tidak hanya segitu. Kita perlu banyak kepala lembaga. Kita perlu banyak pengurus-pengurus BUMN itu tadi. Kita perlu orang-orang yang juga duduk di legislatif yudikatif di lembaga-lembaga penegak hukum. Jadi nanti kita tidak bicara posisi kabinet, tapi keseluruhan. Kita punya 3000 orang aja nggak cukup," ungkap eks Menteri ESDM itu.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed