DetikNews
Rabu 10 April 2019, 12:10 WIB

BPN Klaim Massa Kampanye Prabowo Lebih Banyak Dibanding Jokowi

Ibnu Hariyanto - detikNews
BPN Klaim Massa Kampanye Prabowo Lebih Banyak Dibanding Jokowi BPN memaparkan soal massa kampanye Prabowo. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut animo warga untuk datang ke kampanye Prabowo-Sandiaga lebih besar dari animo warga untuk hadir ke kampanye Jokowi-Ma'ruf. BPN juga mengklaim kubu Jokowi sulit mengumpulkan massa di beberapa lokasi kampanye.

"Kami ingin sampaikan beberapa perbandingan antara massa yang hadir di Prabowo-Sandi jauh lebih banyak daripada kampanye pasangan 01. Bahkan beberapa tempat mereka mengalami kesulitan mengumpulkan massa dalam kampanye-kampanye 01," kata Direktur Kampanye BPN, Sugiono, dalam konferensi pers di The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019).



Sugiono menyebut besarnya animo selama kampanye Prabowo-Sandi itu menunjukkan masyarakat memang menginginkan perubahan. Menurutnya, masyarakat yang hadir dalam kampanye itu merasakan hal yang sama dengan apa yang diperjuangkan Prabowo-Sandi, dari soal kesulitan ekonomi, kesulitan lapangan kerja, hingga akses kesehatan yang sulit.

"Mereka keluar, ada isu dan masalah yang sama dengan apa yang disampaikan oleh Prabowo. Keadaan bangsa ini, khususnya ekonomi, dalam keadaan tidak baik mereka merasakan harga-harga yang mahal, iya mereka merasakan itu. Generasi muda merasa lapangan kerja sulit. Layanan kesehatan jika keluarga yang sakit juga harus lebih baik," ucap Sugiono.

Dia menyinggung sejumlah hasil survei yang menunjukkan elektabilitas Prabowo-Sandi berada di bawah Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya, hasil survei itu sangat berbeda dengan yang terjadi di lapangan saat Prabowo-Sandi berkampanye.

"Apa masuk akal jika seorang petahana sulit mengumpulkan massa saat kampanye tapi leading di survei. Saya kira bila survei itu benar, (pasangan nomor urut) 01 tidak akan sulit mengumpulkan massa," sebutnya.

Sugiono kemudian menujukan beberapa temuan lembaga survei yang mengunggulkan Prabowo-Sandi. Lembaga survei itu antara lain Rumah Demokrasi, Bimata Politica, NCID, dan IDM. Ia menyebut hasil lembaga survei itulah yang mendekati apa yang terjadi di lapangan.



"Ini lembaga survei yang tak banyak diliput dan diperhatikan media dan masyarakat, tapi mencerminkan kenyataan yang terjadi kampanye Prabowo yang di beberapa tempat," kata dia.

Ia pun yakin elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi kini berada jauh di atas Jokowi-Ma'ruf. Hal itu disebutnya terlihat dari animo masyarakat selama kampanye Prabowo-Sandi.

"Saya ingin sampaikan bahwa apa yang kita lihat selama kampanye adalah momentum pelawan masyarakat terhadap apa yang dialami selama ini. Terakhir kemarin yang di GBK, sebagai upaya masyarakat tidak percaya dengan apa yang ditunjukkan lembaga survei jika pasangan 02 selalu tertinggal," pungkas Sugiono.


BPN: Hasil Survei Internal, Prabowo-Sandi 62%

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +