DetikNews
Selasa 09 April 2019, 17:45 WIB

Fadli Yakin Prabowo Rebut Suara Swing-Undecided Voters di Debat Kelima

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Fadli Yakin Prabowo Rebut Suara Swing-Undecided Voters di Debat Kelima Fadli Zon (Foto: dok. Fadlizon)
Jakarta - Debat kelima akan digelar pada 13 April mendatang. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meyakini sang paslon akan mampu merebut suara swing voters dan undecided voters.

"Saya kira semuanya itu bisa kita ambil karena swing voters itu dan undecided voters itu, kalau mereka yakin dengan petahana, mereka sudah menyatakan diri gitu lo. Sederhana saja," kata Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

"Jadi swing voters dan undecided voters itu hampir 100 persen pasti akan mendukung penantangnya. Karena, kalau dia mendukung petahana, dia nyatakan dong dukung petahana," sambung dia.




Politikus Gerindra itu bahkan meyakini Prabowo-Sandiaga akan mampu merebut suara Jokowi-Ma'ruf pascadebat kelima.

"Jangan lupa, petahana itu ada yang namanya incumbent bias. Jadi harus didiskon lagi itu yang mendukung petahana itu 10-15 persen. Karena ada kecenderungan ABS (asal bapak senang), takut, segan atau apa. Nanti akan berkurang lagi 10-15 persen. Jadi yang dicapai sekarang itu harus di diskon lagi," kata Fadli.


BPN Yakin Prabowo-Sandiaga Tampil Prima

BPN Prabowo-Sandiaga meyakini sang paslon akan tampil prima dan menguasai panggung debat kelima. Sebab, keduanya memang telah menguasai tema debat yang diangkat.

"Ya, mereka pada umumnya sudah tahu apa situasi kondisi di masyarakat dan apa yang dilakukan sebagai upaya memperbaiki. Jadi nanti tinggal koordinasi sebentar saja sudah klop," kata Fadli.

"(Jadi) insyaallah yakin. Pak Prabowo sudah hafal angka-angka itu. Ekonomi kan juga salah satu kekuatan beliau, juga keuangan dan yang lain-lain," imbuhnya.




Nantinya, dalam debat kelima, Fadli mengatakan, Prabowo-Sandiaga akan berpijak pada realitas yang ada. Realitas soal keadaan ekonomi, keuangan, dan industri Indonesia yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

"Mereka berpijak pada realitas dan tentu nanti kalau mereka berdua dipilih oleh masyarakat menjadi presiden dan wakil presiden apa yang akan dilakukan. Kira-kira begitu untuk memperbaiki keadaan yang kacau yang dibikin oleh pemerintahan Jokowi ini," ujarnya.


Simak Juga 'TKN Klaim Gaya Kalem Jokowi Direspons Positif Swing Voters':

[Gambas:Video 20detik]


(mae/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed