DetikNews
Selasa 27 September 2005, 16:44 WIB

Jago Golkar Ungguli Adik Mbah Tardjo di Pilkada Klaten

- detikNews
Klaten - Hasil Pilkada di Kabupaten Klaten menunjukkan kendaraan parpol tidak selamanya efektif untuk mendulang dukungan. PDIP yang pada Pemilu 2004 lalu unggul telak di daerah tersebut harus rela jagonya berada pada posisi buncit. Perolehan suara yang didapat calon bupati dari PDIP, Warsito, yang merupakan adik tokoh PDIP Soetardjo Soerjogoeritno (Mbah Tardjo) itu jauh di bawah suara yang dikumpulkan calon dari Partai Golkar dan PAN.Pilkada Klaten berlangsung Senin (26\/9\/2005) kemarin. Hingga Selasa (27\/9\/2005) siang, kartu suara masuk ke KPUD baru berasal dari 1.678 TPS dari seluruhnya 1.867 TPS. Dari 26 kecamatan baru kartu suara dari 24 kecamatan yang telah masuk dan itu pun belum seluruhnya.Dua kecamatan yang belum mengirim seluruh hasil adalah Jogonalan dan Ngawen. Faktor lain yang memperlambat mendapatkan informasi hasil Pilkada adalah karena KPUD setempat juga tidak menggunakan sistem penghitungan cepat seperti yang sering dilakukan dalam Pilkada di daerah lain.Namun dari perolehan suara yang masuk hampir dapat dipastikan pasangan dari Partai Golkar Sunarno - Samiadji akan unggul sebagai pemenang. Perhitungan KPUD, jumlah sementara yang dikumpulkan pasangan ini mencapai 190.685 suara, disusul jago PAN Otto Saksono - Suwarto 178.639 suara, dan terakhir pasangan PDIP Warsito - Wuryadi 160.369 suara.Sedangkan penghitungan yang dilakukan oleh Panwaskab menunjukkan angka final bahwa pasangan Sunarno - Samiadji unggul dalam Pilkada. Versi Panwaskab menyebutkan Sunarno - Samiadji memperoleh 221.262 suara, Otto Saksono - Suwarto 204.733 suara, pasangan Warsito - Wuryadi 178.684 suara, golput dan tidak memilih mencapai 276.535.Perolehan angka tersebut cukup mengejutkan jika menilik hasil Pemilu Legislatif di Klaten pada tahun 2004. Saat itu PDIP mampu keluar sebagai pemenang yang mampu merebut 18 dari 45 kursi di DPRD kabupaten. Sedangkan Partai Golkar dan PAN sama-sama hanya mampu memperoleh 7 kursi.Dimungkinkan terjadi upaya sistematis yang dilakukan oleh internal PDIP untuk tidak mendukung Warsito. Sejumlah konflik internal mewarnai internal PDIP sejak Warsito ditetapkan sebagai calon setelah direkomendasi DPP PDIP. Bahkan sempat terjadi pemblokiran kantor DPC oleh salah satu faksi di PDIP Klaten.Ketua DPC PDIP Harry Pramono tidak berhasil dihubungi untuk dimintai pendapat mengenai kekalahan calonnya. Namun beberapa sumber di Klaten mengatakan bahwa Bupati Klaten sekarang, Haryanto Wibowo, masih memiliki pengaruh dan dukungan cukup kuat di massa PDIP, meskipun dia kalah telak dengan Warsito dalam konvensi internal.


(asy/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed