detikNews
Rabu 03 April 2019, 11:05 WIB

Soal Pengeroyokan Warga Berkaus Jokowi, BPN Prabowo Bikin Investigasi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Soal Pengeroyokan Warga Berkaus Jokowi, BPN Prabowo Bikin Investigasi Foto: Sufmi Dasco Ahmad. (Dok Pribadi).
Jakarta - Massa diduga pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Purworejo melakukan pengeroyokan terhadap seorang warga yang memakai baju kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pihak Prabowo akan menurunkan tim guna melakukan investigasi terkait peristiwa tersebut.

"Pihak advokasi dan hukum BPN akan mengirimkan tim ke lapangan untuk melakukan investigasi, bukan cuma sekedar cek," ungkap Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Rabu (3/4/2019).

Kubu pasangan nomor urut 02 itu ingin memastikan pelaku pengeroyokan. Polisi menyebut pelaku merupakan massa yang baru saja mengikuti kampanye terbuka pendukung Prabowo-Sandi di Purworejo pada Selasa (2/4) kemarin.

"Apakah pelaku pengeroyokan benar-benar dari kubu 02 atau ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan suasana," kata Dasco.


Menurut Waketum Gerindra ini, perilaku anarkis tidak diperbolehkan. Dasco mengingatkan Pilpres 2019 harus dijalani dengan damai, meski berbeda pilihan politik.

"Kalau memang itu terjadi di kubu 02, hal-hal seperti ini tidak bisa ditolerir. Pak Prabowo dan Pak Sandi selalu berbicara bahwa kampanye itu harus damai, di dunia nyata dan tidak hoax di dunia maya," sebut anggota Komisi III DPR yang membidangi hukum itu.

Seperti diketahui, massa yang diduga peserta kampanye terbuka Prabowo-Sandiaga di Purworejo melakukan pengeroyokan terhadap seorang warga. Korban mengalami luka hingga dirawat di rumah sakit. Beberapa sepeda motor juga dirusak.


Peristiwa itu terjadi di Jl Jogja KM 11 tepatnya di depan SDN Krendetan, Kecamatan Bagelen pada Selasa (2/4). Korban bernama Yuli Wijaya (28) yang saat kejadian tengah mengatur lalu lintas karena di lokasi tersebut digunakan sebagai jalur keluar masuk kendaraan proyek pertambangan batu andesit. Saat peristiwa terjadi, korban yang diketahui mengenakan kaus Jokowi, tiba-tiba dihampiri oleh rombongan yang melintas.

"(Pakai kaus) gambar Jokowi. Korban mengalami luka-luka, di bagian kepala robek dan wajah memar. Kemudian korban dibawa ke rumah RSUD dr Tjitro Wardojo Purworejo untuk mendapatkan pertolongan," sebut Kapolsek Bagelen, AKP Sarjana, hari ini.

"Menurut keterangan korban bahwa pelaku menggunakan kaos dan atribut GPK. . Entah karena apa tiba-tiba rombongan memukul korban beramai-ramai. Ada yang melempar batu juga. Korban tidak bisa melawan dan jatuh," kata Sarjana, sebelumnya.


Simak Juga "Ma'ruf Dihadang Massa Pro Prabowo, BPN: Kita Nggak Pernah Mobilisasi":

[Gambas:Video 20detik]


(elz/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed