detikNews
Kamis 28 Maret 2019, 22:49 WIB

Korban Sodomi Pak Guru di Sumbar Bertambah Jadi 12 Anak

Jeka Kampai - detikNews
Korban Sodomi Pak Guru di Sumbar Bertambah Jadi 12 Anak Ilustrasi Pencabulan Anak (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Padang - Korban akibat perilaku guru "FY" yang menyodomi murid-muridnya di Payakumbuh Sumatera Barat, terus bertambah. Kini polisi mencatat sudah ada 12 korban.

Jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah, karena perbuatan itu sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir. Tersangka sendiri diketahui hidup layaknya orang normal, memiliki istri dan anak.

"Iya. Ada 12 orang sekarang. Anak-anak itu sudah melapor dan sudah kita periksa," kata Kapolres Payakumbuh, AKPB Endrastiawan Setyowibowo kepada detikcom, Kamis (28/3/2019).



Menurut Kasat Reskrim, AKP Ilham Indarmawan, pihaknya sekarang masih melengkapi pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain dari pihak orang tua korban yang sudah melapor.

"Itu baru yang sudah melapor. Kita memperkirakan masih ada yang belum berani untuk melapor. Perkiraan kita angkanya memang akan terus bertambah," tambah Ilham terpisah.

Ia menyebutkan, tersangka sendiri hidup seperti orang normal biasa. Punya istri dan punya anak.

"Namun dari pemeriksaan awal memang tersangka ini punya latar belakang pernah jadi korban sodomi juga," kata Ilham.

Tersangka dijerat dengan pasal tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

Pak Guru "FY" diamankan dari amukan wali murid yang mengepungnya di Jorong Padang Parik Panjang, Kenagarian Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota, Sabtu (23/3/2019) lalu. Tersangka diamuk oleh orang tua murid yang menjadi korban sodomi sang guru.



Aksi bejat guru pelajaran agama itu berlangsung sejak tahun 2017 lalu. Terakhir kali pelaku melakukan tindakan sodomi yakni pada bulan Februari lalu. Korbannya saat ini ada yang sudah duduk di bangku SMP.

Dalam pemeriksaan sementara, aksi bejat itu tidak hanya dilakukan di sekolah, melainkan juga di rumah dinas. Seluruh korban diiming-imingi dengan nilai bagus saat pelajaran tambahan.
(rvk/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed