DetikNews
Senin 25 Maret 2019, 18:39 WIB

Curi Belasan Motor, Komplotan Pencuri di Jaksel Ditangkap Polisi

Farih Maulana - detikNews
Curi Belasan Motor, Komplotan Pencuri di Jaksel Ditangkap Polisi Foto: Polisi Tangkap Pencuri Motor (Farih Maulana-detikcom)
Jakarta - Polisi menangkap 3 orang pelaku pencurian motor yang kerap melakukan aksinya di kawasan Jakarta Selatan. Para pelaku sudah melakukan aksinya belasan kali.

Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Benny Alamsyah mengatakan, para pelaku tertangkap setelah polisi melakukan undercover buy. Para pelaku rupanya melakukan aksinya selama dua bulan terakhir ini.

"Awalnya anggota melakukan transaksi, ada orang menawarkan kendaraan roda dua, anggota menyamar sebagai pembeli. Setelah bertransaksi ternyata orang tersebut adalah pelaku," kata Benny kepada wartawan di kantornya, Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (25/3/2019).

Ketiga pelaku yakni RH alias MT (24), MRD alias BS (20) dan MAR alias DL (24). Kepada polisi, mereka mengaku telah melakukan aksinya sebanyak 15 kali di beberapa wilayah di Jakarta Selatan.

"Berdasarkan keterangan tersangka bahwa mereka melakukan kejahatan menggunakan kunci letter 'T'. Sebagian besar kendaraan yang dicuri adalah jenis matic, kendaraan jenis bebek. Yang sudah dilaporkan di wilayah Kebayoran Baru ada 1TKP, kemudian ada di wilayah Kebayoran Lama, ada di wilayah Polsek Cilandak dan di Polsek Mampang," lanjutnya.

Motor hasil pencurian para tersangka.Motor hasil pencurian para tersangka. Foto: Polisi Tangkap Pencuri Motor (Farih Maulana-detikcom)




Ia mengungkap, para pelaku biasanya berkeliling untuk mencari sasaran. Mereka mengincar motor yang diparkir di lokasi yang pengamanannya kurang ketat.

"Mereka melakukan kejahatan itu nggak lama, paling lama 2 menit sudah kelamaan," ucapnya.

Motor yang diincar para pelaku rata-rata jenis bebek dan matic. Adapun, kendaraan hasil curian dijual di media sosial.

"Ada yang dari mulut ke mulut, ada yang dijual lewat medsos juga. Rata-rata (harganya) Rp 1,3 juta perunit," tuturnya.

Ketiga pelaku ini dites urine. Hasilnya positif mengonsumsi narkotika.

"Ini yang agak unik mereka ini adalah pengangguran dan terindikasi mereka pemakai narkoba, karena dari hasil interogasi maupun tes urine positif pengguna narkoba jenis sabu," ungkapnya.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed