DetikNews
Minggu 24 Maret 2019, 06:13 WIB

PAN Angkat Isu Pro Keadilan Gender hingga Ekonomi saat Kampanye Terbuka

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
PAN Angkat Isu Pro Keadilan Gender hingga Ekonomi saat Kampanye Terbuka Faldo Maldini (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - PAN menegaskan siap kerja habis-habisan dalam kampanye terbuka Pemilu 2019. PAN akan mengunci keyakinan pemilih dan memberikan jaminan kepada masyarakat terkait apa yang akan dikerjakan jika kembali lolos ke parlemen.

"Bagi kami, kampanye terbuka adalah tahapan yang penting. Kami all out, mengunci keyakinan pemilih kepada apa yang ditawarkan oleh PAN. Kami sudah bergerak dari rumah ke rumah. Sekarang, kami ingin memberikan jaminan apa yang akan dikerjakan," kata Wasekjen PAN, Faldo Maldini, kepada wartawan, Minggu (24/3/2019).



Faldo mengatakan ada sejumlah isu yang akan diangkat dalam kampanye terbuka nanti sesuai dengan arahan dari Ketum PAN Zulkifli Hasan. Isu tersebut mulai dari pro keadilan gender hingga isu ekonomi.

"Kalau dari PAN, Ketum kami selalu menyampaikan soal dua belas perintah. Yang terakhir kemaren, dua belas perintah soal prokeadialan gender. Ada banyak isu, dua belas perintah demokrasi, dua belas perintah ekonomi, dan sebagainya. Perintah di sini bermakna prinisip dasar. Itu harus diamplifikasi secara masal dalam rapat terbuka," ujarnya.



PAN, sambung Faldo, juga menawarkan proses pengawasan internal jika Prabobo-Sandiaga terpilih di Pilpres 2019. Menurut Faldo, PAN akan menjadi garda terdepan untuk mengingatkan pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

"Kami menawarkan internal control. Kalau pilih PAN, artinya tidak membiarkan Prabowo-Sandi berjalan sendiri. Memilih PAN adalah memberikan kawan berjalan seiring yang selalu siap mengingatkan Prabowo-Sandi untuk menuju adil dan makmur. Kalau ada yang salah, kami akan paling depan ingatkan. Itu diferensiasi kami yang akan kami sampaikan pada pemilih," ujarnya.



Selain itu, Faldo mengatakan PAN menawarkan sebuah mekanisme di mana konstituen bisa menyampaikan aspirasinya langsung. Upaya itu dilakukan semata-mata untuk meningkatkan partisipasi publik dalam proses politik di Indonesia.

"Sebagai internal control, PAN akan tawarkan constituent call center. Bila ada warga punya komplain soal kenyamanan, kami akan tindak lanjuti lewat anggota legislatif. Partisipasi publik adalah nyawa dari pergerakan PAN. Tidak bisa lepas dari itu. Apalagi, berbagai kelompok Islam berjuang bersama PAN hari ini. Tidak dari salah satu kelompok saja. Kami memang rumah demokrasi bagi Ummat Islam di Indonesia. Itu target pertamanya. Itu khitohnya. Rapat terbuka harus mampu menggugah kesadaran publik soal komitmen kami," bebernya.



Simak Juga 'Remaja DMI Siap Pantau Siapapun yang Berani Kampanye di Masjid':

[Gambas:Video 20detik]


(knv/abw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +