DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 03:21 WIB

Pemkab Pekalongan Wacanakan Makam Wali Jadi Cagar Budaya

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Pemkab Pekalongan Wacanakan Makam Wali Jadi Cagar Budaya Bupati Pekalongan Asip Kholbihi (Robby Bernardi/detikcom)
Pekalongan - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mewacanakan makam para wali dan sesepuh daerah akan dijadikan situs cagar budaya. Hal itu dilakukan guna melestarikan peninggalan budaya dan memperkuat unsur budaya serta religius masyarakat.

"Pemimpin di Pekalongan sejak zaman dahulu memegang teguh dan melestarikan budaya. Bupati Pekalongan dari zaman Belanda merupakan orang yang pintar dalam manajemen pemerintahan. Selain itu, menjunjung tinggi tradisi keagamaan dan budayanya," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Pekalongan seperti dilansir Antara, Kamis (21/3/2019).


Asip mengatakan wacana tersebut juga untuk memberikan pengetahuan sejarah atau perkembangan daerah dari masa ke masa kepada generasi muda. Menurut dia, saat ini menjadi tugas dirinya untuk meneruskan perjuangannya bupati yang lebih dahulu memimpin Kabupaten Pekalongan.

"Saya mendapat amanat dan diberi tugas untuk memimpin dan menyejahterakan masyarakat di daerah sehingga hal ini harus dilakukan sebaik baiknya. Budaya dan tradisi para leluhur akan terus kami lestarikan, termasuk acara haul dan tahlil," katanya.


Asip mengatakan, nantinya, Pemkab Pekalongan akan membangun kembali makam para wali dan sesepuh yang nantinya akan dijadikan situs cagar budaya.

"Perlu diketahui bahwa Kabupaten Pekalongan merupakan daerah subur, seperti Kecamatan Kasesi, Bojong, dan Sragi, yang dulunya menjadi lumbung padi untuk pasukan Mataram. Hal tersebut juga berkat perjuangan para sesepuh dan perjuangan mereka akan kami teruskan," katanya.

Dia pun berpesan agar masyarakat menjunjung tinggi kerukunan agar tidak mudah terpecah belah, apalagi menjelang pelaksanaan pemilu.

"Kerukunan merupakan syarat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan dan pelaksanaan pelayanan pemerintah ke masyarakat bisa berjalan dengan baik. Oleh karena itu, semua pihak harus menjaga kerukunan di daerah ini," pungkas Asip.
(mae/aik)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed