DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 20:31 WIB

Round-Up

Hijrah Erwin Aksa: Kekuatan Bagi BPN, Tak Ngaruh untuk TKN

Tim detikcom - detikNews
Hijrah Erwin Aksa: Kekuatan Bagi BPN, Tak Ngaruh untuk TKN Foto: Erwin Aksa (Istimewa/Julius Bramanto)
Jakarta - Politikus Golkar Erwin Aksa melabuhkan dukungannya ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Erwin memutuskan membelot dari keputusan partainya yang mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin atas nama persahabatan.

Hijrahnya Erwin pun mendapat beragam reaksi. Termasuk dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. BPN menilai dukungan Erwin menjadi kekuatan, sementara TKN menyebut kepergian Erwin tak berpengaruh bagi pihaknya.


Erwin buka-bukaan soal keputusannya mendukung Prabowo-Sandiaga hari ini, Selasa (19/3/2019). Dia pun memilih non-aktif dari kepengurusan Golkar demi mendukung sahabat sejatinya itu di laga Pilpres 2019.

"Saya dan Sandiaga Uno merupakan sahabat sejati, mantan Ketua Umum Hipmi dan aktif di Kadin. Kami punya ikatan emosional yang tidak bisa kami hilangkan dan kami lupakan. Kami memiliki hubungan persahabatan yang hakiki. Saya menggantikan Sandi menjadi Ketua Umum Hipmi Munas di Bali dan Sandi-lah yang membantu saya sehingga saya bisa menjadi Ketua Umum Hipmi menggantikan Sandi," kata Erwin Aksa dalam keterangan tertulis, Selasa (19/3).

"Bagi saya, persahabatan lebih penting dari segalanya. Jangan sampai persahabatan terputus karena pilihan politik yang berbeda. Nilai-nilai persahabatan harus terus dipupuk karena nilai-nilai persahabatan adalah modal sosial yang sangat penting bagi pembangunan Indonesia," imbuh dia.

Dukungan itu pun mendapat sambutan dari BPN Prabowo-Sandiaga. BPN menyebut Erwin menambah kekuatan bagi pihaknya.

"Bagi kami, bergabungnya beliau menjadi kekuatan tersendiri yang memang selama ini kami harapkan," kata juru bicara BPN Edhy Prabowo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3).

Edhy pun bersyukur atas dukungan yang diberikan Erwin. Ia mengatakan Erwin bakal memuluskan kemenangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

"Makin banyak dukungan ke kami, makin meringankan pekerjaan dan mendulang suara sebanyak-banyaknya," ujar Edhy.


Sementara TKN Jokowi-Ma'ruf menanggapi santai membelotnya Erwin Aksa. TKN meyakini dukungan itu tak akan berpengaruh terhadap elektoral paslonnya.

"Dukungan Pak Erwin itu nggak pengaruh. Nggak ada pengaruhnya. Erwin itu seperti apa? Biasa aja tuh. Jadi tidak ada hal yang luar biasa, biasa-biasa aja. Kalau Pak JK jelas ada pengaruhnya, kalau Erwin kan pengusaha muda aja," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Johnny G Plate.

TKN tak masalah jika Erwin memutuskan mendukung Prabowo-Sandiaga. Toh suara Erwin Aksa tak berpengaruh seperti sang paman, Jusuf Kalla.

"Pak JK kan Ketua Dewan Pengarah Pak Jokowi. Nah tentu kalau ukuran elektoralnya ya lebih jauh elektoral Pak JK-lah dibanding Pak Erwin. Saya juga yakin tak akan mempengaruhi kesolidan Golkar untuk mendukung Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf-lah," katanya.
(mae/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed