DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 14:48 WIB

Sidang Gugatan soal Prabowo 'Selang Cuci Darah RSCM' Dilanjutkan

Yulida Medistiara - detikNews
Sidang Gugatan soal Prabowo Selang Cuci Darah RSCM Dilanjutkan Gedung PN Jaksel/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Sidang gugatan perdata yang diajukan pendukung Jokowi, Harimau Jokowi, terhadap Prabowo Subianto terkait 'selang cuci darah di RSCM bisa dipakai 40 kali' kembali berlanjut. Dalam persidangan, hakim menyatakan legalitas ketiga tergugat dinyatakan lengkap.

"Sidangnya ini kan legal standingnya sudah, majelis hakim melihat telah cukup dua-duanya legal standing sudah sah," kata hakim Kartim Haeruddin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019).

Kartim mengatakan selanjutnya para tergugat yakni Prabowo Subianto sebagai tergugat I, DPP Gerindra sebagai tergugat II, BPN Prabowo-Sandiaga sebagai tergugat III melalui kuasa hukumnya dipersilahkan untuk mengajukan tanggapan. Tanggapan yang dimaksud terkait persyaratan formalitas.

"Selanjutnya saudara mengajukan tanggapan, terhadap persyaratan formalitas untuk gugatan class action. Misalnya mewakili siapa, yang diwakili siapa persyaratan gimana itu," ujar Kartim.





Kartim meminta para pihak mengikuti sidang sesuai prosedur agar cepat selesai. Sidang selanjutnya ditunda satu minggu agar tidak berlarut-larut hingga Pilpres.

"Sudah cukup ya, jadi minggu depan ini tanggapan, satu minggu cukup, nanti keburu pilpres. Rencananya satu minggu, kemudian untuk tanggapan terhadap formalitas gugatan ya tanggal 26," ungkapnya.

Sementara itu, pihak penggugat, Ketum Harimau Jokowi, Saiful Huda mengatakan sidang selanjutnya beragendakan tanggapan para tergugat dengan didahului pemeriksaan dokumen dari pihak penggugat. Saiful berharap sidang ini bisa divonis sebelum Pilpres selesai.

"Kalau bisa kita menuntut sidang ini selesai vonisnya sebelum Pilpres. Tapi karena terlihat sekali dari pihak tergugat satu dua dan tiga itu mengulur-ulur terus sampai hari ini baru dilengkapi sidang kelima. Itu kan khawatir keputusannya nanti sampai setelah selesai Pilpres," kata Saiful.

"Padahal kita ingin menunjukkan kepada masyarakat Indonesia jangan sampai mereka salah memilih pemimpin. Kalau keputusannta dilakukan setelah Pilpres dan masyarakat rahunya setelah pilpres, ya apa gunanya capek-capek kita melakukan gugatan seperti ini kan," ujar Saiful.

Sedangkan pihak tergugat Kuasa Hukum DPP Gerindra Dolfi Rompas, mengaku siap memberikan tanggapan pada sidang selanjutnya. "Ya harus siap, ini kan tinggal menanggapi saja tentang legal standing gugatan, jadi harus siap," kata Dolfi.

Dalam perkara ini, Prabowo digugat untuk ganti rugi senilai Rp 1,5 triliun terkait penyataannya itu. Prabowo juga diminta meminta maaf secara terbuka di depan publik dan mematuhi hukuman dalam putusan perkara.

Harimau Jokowi menilai pernyataan Prabowo soal selang cuci darah RSCM yang dipakai 40 kali itu sebagai perbuatan melanggar hukum.


Simak Juga "Prabowo Sebut Selang Cuci Darah Digunakan 40 Kali, Ini Penjelasan RSCM":

[Gambas:Video 20detik]


(yld/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed