DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 14:42 WIB

Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Skimming Untuk Beli Bitcoin

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Skimming Untuk Beli Bitcoin Foto: Penampakan mesin ATM di kamar Ramyadjie Priambodo (dok.istimewa)
Jakarta - Ramyadjie Priambodo ditangkap oleh Polda Metro Jaya terkait kasus skimming. Uang hasil kejahatannya itu digunakan untuk membeli bitcoin.

"Ya suka main transaksi bitcoin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Selasa (19/3/2019).

Namun Argo tidak menjelaskan lebih terkait hal itu. Argo juga tidak mengetahui berapa jumlah bitcoin yang dimiliki Ramyadjie.

Sebelumnya, Argo juga menyampaikan bahwa Ramyadjie membeli data-data nasabah untuk skimming dari komunitas di deep web. Transaksi ini menggunakan bitcoin.

"Metode jual beli pembayarannya dengan menggunakan virtual currency bitcoin," jelas Argo.
Ramyadjie membobol ATM dengan cara skimming. Ia merugikan nasabah hingga senilai Rp 300 juta.

Selain gemar membeli uang elektronik, Ramyadjie kepada polisi mengaku menggunakan uang hasil kejahatannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

"Pengakuanya untuk keperluan pribadi," kata Argo.

Ramyadjie ditangkap polisi di sebuah apartemen di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada 26 Februari 2019. Polisi menangkapnya setelah menyelidiki laporan dari pihak bank yang menjadi korban pembobolan rekening.

Dari tangan tersangka, polisi menyita berbagai barang bukti. Dari kartu-kartu ATM hingga mesin ATM disita darinya.


Simak Juga "Gerindra Akui Ramyadjie Pembobol ATM Kerabat Prabowo":

[Gambas:Video 20detik]


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed