detikNews
Senin 18 Maret 2019, 11:30 WIB

Bos Geng Motor Penusuk Pria di Daan Mogot Mati Ditembak Polisi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Bos Geng Motor Penusuk Pria di Daan Mogot Mati Ditembak Polisi Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Jakarta - Dua buronan geng motor Gabungan Bocah Rese (Gabores) yang menusuk IS di Jalan Daan Mogot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ditangkap personel Polres Metro Jakarta Barat. Pria berinisial MM (27), selaku bos Gabores, meninggal dunia setelah ditembak polisi.

Selain MM, polisi mengamankan pria berinisial AI. Tiga rekan mereka, DO, AD dan RO telah ditangkap polisi terlebih dahulu.

"Pelaku AI alias Kl ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Gunung Galunggung 12, Blok E13 Gang Satro RT 05 RW 15, Cengkareng, Jakarta Barat pada 14 Maret 2019. Sedang kan MM alias Tompel, berhasil kami amankan di daerah CNI Kembangan tadi subuh," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, dalam keterangannya, Senin (18/3/2019).

Polisi mendapat perlawanan dari MM saat akan ditangkap. Dia mengeluarkan celurit dan menyerang petugas polisi.
"Kami melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku, saat dibawa ke rumah sakit nyawa pelaku tidak dapat tertolong (meninggal dunia)," ucap Hengki.

MM menjadi bos sekaligus inisiator untuk melakukan kejahatan. Dia pun merekrut dan mempengaruhi empat anggota geng.

"Tompel merupakan otak pembubuhan terhadap korban IS di jalan Daan Mogot, di mana dirinya merupakan orang yang membentuk karakter dari ke 4 anggota geng Gabores yang kami amankan sehingga melakukan tindakan keji terhadap korban," ucap Hengki.

IS jadi korban begal pada Senin (4/3) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu korban yang sedang berjalan kaki bersama 2 orang temannya dihampiri lima pelaku yang menggunakan dua sepeda motor.

"Korban bersama 2 rekannya tiba-tiba dipepet oleh 5 orang pelaku yang berboncengan 2 sepeda motor dan mengaku sebagai petugas," ucap Kanit Krimum Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra, pada Minggu (10/3).

Pelaku sempat menuduh korban sebagai kelompok pelajar yang suka tawuran. Korban digeledah oleh pelaku, namun korban IS menolak.

"Kemudian salah satu pelaku menusuk dada korban menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka tusuk pada dada kanan korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat," ucap Dimitri.
(aik/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com