DetikNews
Sabtu 16 Maret 2019, 08:21 WIB

Sandiaga akan Paparkan Program Wirausaha Era Digital di Debat Cawapres

Yulida Medistiara - detikNews
Sandiaga akan Paparkan Program Wirausaha Era Digital di Debat Cawapres Sandiaga Uno (Foto: Istimewa/Endah Dwi Ekowati)
Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno disebut bakal memaparkan sejumlah program unggulan terkait kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, hingga sosial dan budaya di debat cawapres Pilpres 2019. Salah satu yang akan dipaparkan Sandiaga adalah penyediaan lapangan kerja lewat wirausaha di era digital.

"Ya kan hasil survei menunjukan begitu, salah satu masalahnya kan lapangan kerja, lapangan kerja itu bukan jadi pekerja tapi wirausaha. Dan kita tertinggal wirausaha kita dibandingkan dengan negara lain, ini lah yang antara lain akan disampaikan oleh Pak Sandi membangun entrepreneurship yang inovatif di era digital ini," kata Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sodik Mujahid, saat dihubungi, Jumat (15/3/2019).


Sodik mengatakan program yang dipaparkan Sandiaga itu ditujukan untuk mendorong Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam mempercepat munculnya para wirausahawan muda. Terkait nama program, dia mengatakan Sandiaga bakal mengumumkannya saat debat.

"Kita akan dorong Bekraf itu adalah bagian dari mitra, dari ruang untuk mempercepat program pembangunan-pembangunan wirausahawan muda. Namanya apa saja, nanti kita umumkan," tuturnya.

Sodik MujahidSodik Mujahid (Foto: dok. pribadi)


Dia menyatakan Sandiaga juga akan membahas program Prabowo Subianto-Sandiaga di bidang pendidikan. Salah satunya ialah program menghubungkan dunia sekolah dengan dunia kerja dan memperkuat nilai Pancasila serta karakter bangsa.

"Menata kembali konsep visinya. Kemudian link and match di zaman Pak Harto dulu sangat terkenal bagaimana keterkaitan dunia sekolah dengan lapangan pekerjaan, bukan hanya orientasi kepada dunia, tapi semua itu tetap diberikan nilai Pancasila, jati diri indonesia," tuturnya.

Sementara itu di bidang kesehatan, Sodik mengatakan Sandiaga sudah menyiapkan program untuk menyediakan layanan kesehatan terjangkau. Dia juga menyatakan Sandiaga bakal membeberkan program untuk mengatasi masalah kesejahteraan tenaga kesehatan di Indonesia.


"Kita harus memberikan perhatian kepada dokter dan RS yang belum dibayar, kita juga harus memberikan kepada tenaga menengah kesehatan. Kesehatan yang terjangkau, kesehatan yang memberikan, katakanlah kesejahteraan lahir dan batin tapi juga ternasuk ke pelakunya ke tenaga medis," ujar Sodik.

Untuk bidang sosial dan budaya, Sodik mengatakan Sandiaga bakal membicarakan program untuk mengembalikan gotong royong sebagai jati diri bangsa. Dia mengatakan budaya Indonesia sebenarnya santun dan tidak menghalalkan segala cara seperti fitnah dan hoax untuk mendapat sesuatu.

"Sosial budaya, kita ingin kembali ke jati diri Indonesia yang gotong royong, santun, tidak menghalalkan segala cara, tidak hoax, fitnah," ucap Sodik.

Selain bicara soal program yang nantinya bakal dipaparkan Sandiaga, Sodik juga menyebut Sandiaga menyiapkan strategi berdebat yang produktif. Dia menyatakan Sandaiga bakal mentaati semua aturan dan etika dalam debat.


"Dia akan berhadapan dengan senior dan ulama mantan anggota dewan juga, tentu kita akan menyiapkan cara berkomunikasi, cara debat yang tetap produktif tapi sesuai dengan rambu-rambu dan sesuai dengan etika," jelasnya.

Debat ketiga pilpres yang hanya akan diikuti oleh cawapres ini digelar pada 17 Maret 2019 di The Sultan Hotel, Jakarta, dan akan disiarkan secara langsung di Trans TV, Trans 7, CNN TV Indonesia, dan detikcom. Debat kali ini akan mengangkat topik ketenagakerjaan, kesehatan, pendidikan, serta sosial dan budaya.


Saksikan juga video 'Ide 'Halal' Sandi di Debat Ketiga: Dari Industri Hingga Ekonomi':

[Gambas:Video 20detik]


(yld/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed