DetikNews
Jumat 15 Maret 2019, 16:09 WIB

OTT Ketum PPP

As I Told You, Ini Momen Mahfud Md Peringatkan Ketum PPP Romahurmuziy

Mochamad Zhacky - detikNews
As I Told You, Ini Momen Mahfud Md Peringatkan Ketum PPP Romahurmuziy Foto: Mahfud Md (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta - Mahfud Md ikut merespons penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy oleh KPK di Jawa Timur hari ini. Mahfud, melalui akun Twitter-nya mengaku pernah mengingatkan Romahurmuziy.

"Ketum PPP Romahurmuziy Ditangkap KPK dan Langsung Menuju Jakarta - ASUMSI --> As I told you at that night, in Darmawangsa Hotel: everything is matter of time.!" kata Mahfud di Twitter seperti dilihat detikcom, Jumat (15/3/2019).

Beberapa bulan sebelumnya, tepat setelah Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan cawapresnya di Pilpres 2019, Mahfud pernah juga mengingatkan politikus yang kerap disapa Rommy itu.




Peringatan itu disampaikan Mahfud di acara ILC yang tayang di tvOne pada 14 Agustus 2018. Mahfud awalnya mengaku tersinggung dengan pernyataan Rommy.

Sebab Rommy seolah menyebut Mahfud yang memutuskan sendiri bahwa ia cawapres Jokowi. Padahal menurut Mahfud, sehari sebelum deklarasi justru Rommy yang menyatakan keputusan Mahfud sebagai cawapres Jokowi sudah final.

"Yang mungkin agak saya sedikit tersinggung justru pernyataan Ketum PPP, Rommy. Begitu keluar dari ruangan itu dia bilang, 'loh Pak Mahfud itu kan maunya sendiri, bikin baju sendiri, siapa yang nyuruh'. Saya agak tersinggung itu. Padahal Rommy justru sehari sebelumnya yang memberi tahu saya bahwa saya sudah final. 'Siapa yang bikin baju? Itu kan kerja tim suksesnya aja'," cerita Mahfud menceritakan kembali pernyataan Rommy.




Mahfud kemudian menceritakan soal percakapannya dengan Rommy mengenai cawapres Jokowi lebih detail. Menurut Mahfud, sejak awal Rommy sudah merapat kepadanya, daripada ke bakal cawapres lain semisal Ma'ruf Amin ataupun Din Syamsuddin.

"Nah jadi Rommy sejak awal sudah ke saya. Bahkan sehari sebelumnya itu saya sudah komunikasi dengan (Suharso) Monoarfa, 'Pak Mahfud, saya sama Rommy sudah menghadap presiden dan Rommy mengatakan bahwa kalau pasangannya Pak Prabowo, Salim Assegaf, nanti lawannya Pak Mahfud. Kalau pasangannya AHY, biar sama-sama milenial, cawapresnya Rommy'. Tapi dia (Rommy) sudah tahu kalau Jokowi pilih saya, gitu," papar Mahfud.

Saat inilah Mahfud mengingatkan anggota DPR Komisi XI itu. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menyebut pernyataan Rommy berbeda-beda.

"Ya saya agak anu juga. Saya ingatkan, saya bilang, 'Mas, Anda ini ngomongnya kok beda dengan yang waktu ketemu saya? Jangan main-main lah'," ujar Mahfud mengingatkan Rommy.

Kepada Rommy, Mahfud mengaku menjadi pihak yang 'memburu' eks Ketua DPR Setya Novanto. Mahfud mengatakan ke Rommy bahwa ia tahu catatan-catatan tokoh yang digadang-gadang menjadi cawapres Jokowi.

"Saya bilang, 'dulu saya', saya bilang, 'Setya Novanto itu punya kasus korupsi, dia senyum-senyum aman, bilang dilindungi oleh presiden'. Saya bilang ke presiden melalui Pak Pratik (Pratikno), 'apa betul presiden lindungi Setya Novanto?' 'Nggak (jawab Pratikno)'. (Mahfud ke Pratikno) 'ya tolong nyatakan bahwa presiden netral dalam urusan hukum. Lalu saya buru dia, Novanto, masuk bui saya bilang, Jadi jangan main-main saya bilang, karena saya tahu catatan-catatan semua calon itu, tahu," papar Mahfud.
(zak/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed