DetikNews
Jumat 15 Maret 2019, 09:03 WIB

Round-Up

Siapa Sebar Kampanye Hitam Prabowo Dipersepsikan Nasrani?

Tim detikcom - detikNews
Siapa Sebar Kampanye Hitam Prabowo Dipersepsikan Nasrani? Foto: Prabowo Subianto (Dok. BPN Prabowo-Sandiaga)
Jakarta - Video yang mempersepsikan capres Prabowo Subianto seorang Nasrani beredar di Facebook hingga bikin gerah tim sukses 02. Siapa sebar video yang dianggap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno sebagai kampanye hitam itu?

Dalam video berdurasi 1 menit 19 detik ini, Prabowo tampak menempelkan kedua telapak tangannya, yang seolah-olah dipersepsikan sedang memanjatkan doa. Ada juga gambar salib dalam scene tersebut.

Pada scene lainnya, Prabowo ditampilkan menghadiri acara perayaan Natal hingga berziarah ke makam pejuang Joao Tavares di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lagu rohani yang isinya memanjatkan pujian dalam agama Nasrani diputar hingga video ini selesai. Selain menyebut video itu kampanye hitam, BPN Prabowo menduga video itu disponsori.

"Kami menemukan video kampanye hitam terhadap Pak Prabowo. Di mana Pak Prabowo dituduhkan atau dipersepsikan sebagai seorang Nasrani atau Kristen. Dan video ini dibagikan atau dishare di Facebook dan sudah menonton lebih dari 1,2 juta orang. Dan ini diduga adalah video yang disponsori," ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada wartawan, Kamis (14/3/2019).


BPN Prabowo menyebut video kampanye hitam terhadap Prabowo ini memakan biaya sekitar Rp 8 miliar. BPN Prabowo menunggu pihak Facebook (FB), Polri, dan Bawaslu bergerak mengusut video ini.

"Pertanyaannya, kenapa Facebook membiarkan kampanye hitam ini berjalan? Dengan jumlah uang Rp 8 miliar ini, ada indikasi kampanye hitam yang terstruktur, sistematis, dan masif. Jauh lebih bahaya dari emak-emak yang ada di Karawang. Kenapa Bawaslu dan Cybercrime Polri belum bergerak? Kenapa Facebook juga membiarkan kampanye hitam ini? Tentu ini jadi pertanyaan bagi rakyat Indonesia yang ingin Pemilu yang jujur, bersih, dan berkualitas," kata politikus Gerindra ini.


Siapa menyebarkan video itu? Hingga kini, penyebar video tersebut belum diketahui.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin selaku lawan politik BPN Prabowo menyebut tak seharusnya kubu 02 marah dengan video itu. Anggota TKN, Inas Nasrullah Zubir menyebut belum tentu Prabowo tersinggung dengan video itu.

"Sungguh aneh jika BPN meradang ketika di FB ada video yang menunjukkan kesertaan Prabowo dalam berbagai event ritual Nasrani di berbagai tempat, padahal belum tentu Prabowo Subianto tersinggung atau marah ketika melihat video tersebut," ucap nas Nasrullah Zubir kepada wartawan.

Dalam protesnya, BPN menyindir soal sponsor. Apa kata Inas soal isu sponsor itu?

"Lho, bukankah selama ini produsen video black campaign ada di kubu sebelah? Jangan ujug-ujug sekarang menuduh TKN, kampanye kita elegan dan bukan murahan," ucap Inas.


Sementara itu, Polri menyarankan BPN Prabowo melaporkan temuan video itu kepada Bawaslu. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut Bawaslu nantinya akan melakukan penilaian secara komprehensif. Jika ternyata itu pidana umum, polisi akan menanganinya.

"Nanti Bawaslu tentunya akan asesmen, analisa secara komprehensif karena Bawaslu punya para ahli. Nanti ditentukan itu pelanggaran pemilu atau tindak pidana pemilu," ucap Dedi.

"Kalau itu pelanggaran pemilu, Bawaslu akan menindaklanjuti. Kalau pidana pemilu akan ditindaklanjuti ke Gakkumdu, kalau pidana umum langsung ditangani kepolisian," sambung Dedi.


Saksikan juga video 'Video Pria Sebar Isu Pemerintah Godok UU Pelegalan Perzinahan':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed