detikNews
Kamis 14 Maret 2019, 01:25 WIB

Hadiri Festival Budaya di UIM, KJRI Jeddah Semangati Mahasiswa Indonesia

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Hadiri Festival Budaya di UIM, KJRI Jeddah Semangati Mahasiswa Indonesia KJRI Jeddah di UIM (Foto: dok. KJRI Jeddah)
Madinah - Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Mohamad Hery Sarpipudin memberikan semangat kepada para mahasiswa Indonesia yang turut meramaikan gelaran Festival Budaya Antarbangsa (mahrajan asyuub wa al-tsaqofi) ke-8 yang digelar oleh Universitas Islam Madinah (UIM). Kepada para mahasiswa, Hery juga menyampaikan rasa terima kasihnya.

"Terima kasih telah berperan aktif mempromosikan Indonesia dan memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada masyarakat Saudi melalui kegiatan mahrajan ini," ucap Konjen kepada para mahasiswa yang turut mendampinginya bersama rombongan dari KJRI Jeddah saat berkeliling ke sejumlah stan, dalam keterangan tertulis, Rabu (13/3/2019).


Festival Budaya Antarbangsa merupakan festival yang diikuti 560 peserta mewakili 80 negara. Festival ini digelar dari 27 Februari hingga 11 Maret 2019 di sebuah tenda raksasa yang terletak di kompleks UIM. Ajang kebudayaan tahunan ini dibuka oleh Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman bin Abdul Aziz, dan ditutup oleh Rektor UIM Dr Hatem bin Hassan al-Marzouqi, dengan pembagian aneka hadiah dan penghargaan kepada peserta untuk kategori stan terbaik dan pengunjung yang beruntung.

Ketua panitia untuk perwakilan Indonesia, Muhammad Zuhair, mengatakan, sejak digelar delapan tahun silam di halaman kampus, ajang festival kebudayaan ini terus berkembang dan semakin dikenal luas masyarakat Saudi dan warga asing di Arab Saudi.

"Event ini telah menjadi event besar dan sudah berskala nasional, tidak hanya untuk universitas atau Kota Madinah, tapi juga bagi negara Saudi secara keseluruhan. Hal itu ditandai dengan kehadiran banyak duta besar dari berbagai negara ketika acara pembukaan berlangsung," ujar Zuhair.


Dalam gelaran budaya tahun ini, stan perwakilan Indonesia menampilkan berbagai bentuk kerajinan tangan, miniatur, galeri foto, aneka hidangan, serta beberapa busana khas Indonesia dengan mengangkat tema adat Dayak sebagai corak utamanya. Setiap hari festival ini dikunjungi tak kurang dari 5.000 pengunjung.

"Alhamdulillah, pada ajang festival budaya ini, stan Indonesia mendapatkan juara stan favorit harian sebanyak dua kali," pungkas Zuhair.
(mae/abw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com