DetikNews
Senin 11 Maret 2019, 22:30 WIB

Round-Up

M Taufik Lobi-lobi Bantu Anies Penuhi Janji

Tim detikcom - detikNews
M Taufik Lobi-lobi Bantu Anies Penuhi Janji M Taufik dan Anies (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan akan memenuhi rencananya menjual saham perusahaan bir PT Delta Djakarta. Rencana Anies didukung penuh Wakil Ketua DPRD M Taufik.

M Taufik, yang juga Ketua DPD Gerindra DKI, mengaku sudah berkeliling ke sejumlah fraksi membahas penjualan saham Anker Beer. Taufik menyebut ada beberapa fraksi setuju untuk segera memulai pembahasan soal saham tersebut.

"Saya kemarin terima teman-teman yang demo. Saya sampaikan untuk mengkomunikasikan dengan fraksi-fraksi. Dan sudah mulai jalan hari ini, ada beberapa yang sudah mulai oke (akan membahas)," ujar Taufik kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (11/3/2019).

Taufik sebelumnya menemui massa aksi yang menuntut DPRD menyetujui rencana Anies melepas saham produsen Anker Beer.

"Saya terima sebaik apa pun saya terima, setiap demo saya terima. Aspirasi pasti kita dengar," kata Taufik, Jumat (8/3)

Sedangkan Anies Baswedan sudah mengirim surat sebanyak dua kali meminta persetujuan penjualan saham. Surat kedua ditandatangani Anies pada 31 Januari 2019.

Dalam surat tersebut, Anies meminta agar pembahasan tidak terlalu lama. "Saya sampaikan kembali, permohonan persetujuan dimaksud dan mohon kiranya dapat diproses dalam waktu yang tidak lama," tulis Anies dalam suratnya.


Taufik menyebut pelepasan saham akan dibahas pekan ini dalam rapat pimpinan DPRD Anies. Pembahasan ini sebagai respons atas surat yang diajukan Anies.

"Bahas saja di kita. Rabu (13/3) ada rapim. Rabu setelah paripurna ada rapim. Rapim nggak bahas satu, tapi banyak. Ada beberapa persoalan," ucap Taufik.


Rencana Anies menjual saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta memang mendapat beberapa penolakan, salah satunya dari Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Menurut Prasetio, tidak ada keuntungan berarti dari penjualan saham bir tersebut.

"Dikatakan setahun dapat Rp 50 miliar, terus mau dijual Rp 1 triliun. Kita makan riba, itu buat saya. Saya sebagai orang muslim, ya mohon maaf ya, lebih jahat riba daripada orang minum bir. Coba itu dipikirkan lagilah," kata Prasetio, Jumat (8/3).
(fdn/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed