detikNews
Senin 11 Maret 2019, 13:54 WIB

Andi Arief Jalani Asesmen Lagi di RSKO Besok

Rolando - detikNews
Andi Arief Jalani Asesmen Lagi di RSKO Besok Andi Arief (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Andi Arief akan menjalani rehabilitasi karena ditangkap terkait kasus narkoba. Besok Andi Arief akan menjalani asesmen sebelum menjalani rehabilitasi.

"Dokter penanggung jawab ini yang menentukan apakah dia dimasukkan rawat jalan atau rawat inap. Itu saya nggak bisa kasih keterangan, yang ngasih keterangan dokternya. Soalnya (Andi Arief) besok dateng, nah ditentukan akan mau dilarikan ke mana," kata Kepala Unit Humas RSKO Jakarta dr Bagus Ari Wibowo di RSKO, Jl Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (11/3/2019).


Bagus mengatakan langkah ini diambil setelah Andi Arief menjalani tes urine. Besok RSKO akan kembali melakukan asesmen terhadap Andi Arief.

"Asesmen ulang, itu kan bukan draf aja, jadi ada psikiater juga. Jadi psikiater ini akan meragukan atau tidak (tes urine), iya atau tidak, soalnya kan lewat 1-2 hari sudah hilang. Setelah 1-2 hilang, kalau ada permintaan itu bisa pemeriksaan lanjutan misalnya rambut," ucapnya.


Dia mengatakan tes rambut maupun tes darah bisa saja dilakukan kepada Andi Arief jika ada pihak berwenang yang meminta seperti polisi maupun pengacara. Hasil tes kedua ini lebih sensitif dibanding tes urine, yang tingkat akurasinya bergantung pada waktu.

"Alat itu (tes urine) kesensitifannya ini kan 1-2 hari, sebenernya 3-4 hari masih ada tapi kan alat medis tidak terbaca, ya tidak terbaca. Tapi rambut dia terus, masih bisalah kita menentukan berapa hari," kata Bagus.


Andi Arief ditangkap pada Minggu (3/3) lalu di hotel di daerah Jakarta Barat. Dia sempat ditahan tapi kemudian dibolehkan pulang untuk kemudian mengikuti program rehabilitasi.

Andi Arief sempat melakukan tes urine di RSKO Cibubur pada Jumat (8/3). Pihak RSKO mengatakan tes urine tersebut dilakukan sukarela Andi Arief dengan mendatangi RSKO.


Polisi menegaskan penangkapan Andi Arief terkait kasus sabu tidak naik ke tingkat penyidikan. Penanganan Andi Arief dilakukan dengan asesmen dan rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Sebelum petugas masuk TKP (kamar), Saudara AA telah menggunakan sabu tersebut. Barang bukti pipet plastik diduga bekas dipakai mengisap sabu, 2 unit korek gas modifikasi diduga untuk membakar sabu, dan aluminum foil," kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal, Rabu (6/3).
(jbr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed