DetikNews
Minggu 10 Maret 2019, 10:55 WIB

Jokowi: Kelola Negara Tak Mudah, Jangan Diberi ke yang Belum Pengalaman

Hendra Kusuma - detikNews
Jokowi: Kelola Negara Tak Mudah, Jangan Diberi ke yang Belum Pengalaman Foto: Hendra Kusuma/detikcom
Bandung - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri deklarasi Alumni Jawa Barat (Jabar) Ngahiji. Dalam orasinya, Jokowi berbicara soal pengalaman memimpin suatu daerah hingga negara.

Deklarasi dukungan Jabar Ngahiji itu berlangsung di Monumen Perjuangan, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). Jabar Ngahiji merupakan kumpulan para alumni perguruan tinggi, SMA/SMK se-Jawa Barat yang siap mendeklarasikan dukungan kepada capres dan cawapres nomor urut 01.

Dalam sambutannya, Jokowi berbicara mengenai sulitnya mengurus Indonesia, yang merupakan negara besar, dengan jumlah penduduk sekitar 269 juta yang tersebar di 34 provinsi dan 17 ribu pulau.


"Kita sadar mengelola negara sebesar Indonesia tidak mudah, tidak gampang," kata Jokowi.

Jokowi: Kelola Negara Tak Mudah, Jangan Diberi ke yang Belum PengalamanFoto: Hendra Kusuma/detikcom

Jokowi bersyukur karena sudah memiliki pengalaman di pemerintahan, yakni sebagai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden Indonesia. Dengan pengalaman itu, capres petahana ini meminta masyarakat pandai memilih pemimpin negara ke depannya.

"Pengalaman itulah yang memberikan dorongan, memotivasi, dan memudahkan bagi saya mengelola pemerintahan, Indonesia ini," ujar Jokowi.


"Jadi perlu saya ingatkan, dengan negara sebesar yang 260 juta penduduknya mengelola tidak mudah. Jadi jangan diberikan ke yang belum berpengalaman. Hati-hati, hati-hati, 269 juta itu adalah tanggung jawab kita semua, kalau diberikan ke yang belum pengalaman bagaimana jadinya," tambah Jokowi.

Sebelum menyampaikan kata sambutan, Jokowi pun mendengarkan deklarasi dari perwakilan Alumni Jabar Ngahiji.

"Kami rakyat Jabar Ngahiji, alumni perguruan tinggi, relawan, komunitas jabar, meneguhkan tekad untuk memenangkan Jomin dalam Pilpres 2019. Kami bertekad akan memerangi hoax, fitnah, dan upaya menghancurkan kokoh bentengnya pancasila," kata perwakilan alumni Jabar Ngahiji.
(hek/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed