detikNews
Sabtu 09 Maret 2019, 12:15 WIB

Prabowo Sebut 72 Kartel Narkoba Masuk RI, BNN: Kami Tahu Jaringannya

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Prabowo Sebut 72 Kartel Narkoba Masuk RI, BNN: Kami Tahu Jaringannya Ilustrasi narkoba (Ari/detikcom)
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menanggapi pernyataan capres Prabowo Subianto yang menyebut ada 72 kartel narkoba masuk ke RI. BNN menegaskan mempunyai semua data terkait jaringan narkoba di Indonesia tapi tak akan menyampaikannya ke publik.

"Saya juga nggak ngerti, kartel ini, kartel itu, secara lengkapnya berapa tetapi tentu saja dari BNN tahu jaringannya, jaringan ini, jaringan itu, tetapi tentu saja saya tidak bisa sampaikan. Ini menjadi seakan-akan masyarakat menjadi takutlah, kartel ini, kartel ini," kata Kabag Humas BNN Sulistyo Pudjo saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019).



Pudjo memastikan pihaknya akan terus bekerja untuk menangkap jaringan narkoba yang ada di Indonesia. Selain itu, BNN ingin mencegah beralihnya para pengguna menjadi pengedar narkoba.

"Yang penting bagaimana caranya kita tangkap terus yang gede-gede, kita hancurkan supply, kemudian para pengguna kita urus agar seperti yang disampaikan tidak menjadi pengedar," ujarnya.



Pudjo juga meminta dukungan masyarakat terkait upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Menurut dia, upaya pemberantasan narkoba ini merupakan tugas seluruh elemen bangsa.

"Tolong semua pihak mendukung, jangan seakan-akan yang dilakukan ini yang dilakukan oleh aparat dan lain-lain ini salah atau melanggar UU karena itu tugas kita bersama," imbuhnya.



Sebelumnya, Prabowo menyampaikan pidato di kampus Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) pada Jumat (8/3). Prabowo awalnya berbicara soal bahaya narkotika yang menggerogoti generasi muda Indonesia. Prabowo menyampaikan data BNN sampai 2015.

"BNN sendiri mengatakan bahwa sampai 2015, pengguna narkoba itu 5,9 juta. Tapi nggak ada data dari 2016, 2017, dan 2018. Tapi kalau lihat kenaikan data penambahan sama, kemungkinan 8 juta. Delapan juta anak-anak kita kena narkoba. Berarti bayangkan lebih besar dari penduduk Singapura. Kalau diteruskan 10 tahun lagi, bagaimana, mau? Dua puluh juta anak-anak kita candu narkoba," kata Prabowo.

Prabowo lantas mengatakan saat ini ada 72 kartel narkoba masuk ke dalam negeri. Prabowo menegaskan jumlah tersebut berdasarkan data yang dia terima dari BNN.

"Dari BNN sendiri, kepolisian, mengatakan ada 72 kartel internasional masuk Indonesia. Saya pakai semua data resmi, saya tidak ngarang, saya tidak berani bikin hoaks-hoaks," pungkas Prabowo.


Simak Juga 'Perang Lawan Narkoba, BNN Gelar Pelatihan Bersama 5 Negara':

[Gambas:Video 20detik]


(knv/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com