detikNews
Selasa 05 Maret 2019, 12:46 WIB

Saat Hasto Anggap Cinta Laura Lebih Layak Presiden Dibanding Prabowo

Tim detikcom - detikNews
Saat Hasto Anggap Cinta Laura Lebih Layak Presiden Dibanding Prabowo Hasto Kristiyanto (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, sempat membandingkan Prabowo Subianto dengan artis Cinta Laura. Hal itu dia ungkit ketika membahas masalah bahasa Inggris capres.

Hasto mengatakan hal itu saat berdialog dengan milenial di Wood Stairs Cafe, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Minggu, di sela-sela Safari Politik Kebangsaan IX di Provinsi Lampung. Hasto menjelaskan milenial kerap disalahartikan sebagai sekadar transformasi kebudayaan, seperti kebarat-baratan dan bahasanya keinggris-inggrisan. Hasto pun menyindir kubu Prabowo-Sandi yang mengatakan seorang pemimpin Indonesia harus hebat berbahasa Inggris.

"Jangan dilihat dari sisi transformasi kebudayaannya. Kemudian, seolah-olah keinggris-inggrisan, sehingga tim kampanye Pak Prabowo mengatakan jadi pemimpin itu bahasa Inggris-nya harus hebat," kata Hasto seperti dilansir Antara.


Cinta LauraCinta Laura (Noel/detikFoto)


Hasto mengatakan, jika parameter seorang jadi presiden adalah kemampuan bahasa Inggris, Cinta Laura lebih cocok menjadi presiden dibanding Prabowo.

"Ya kalau jadi presiden bahasa Inggris-nya harus hebat, Pak Prabowo kalah sama Cinta Laura. Cinta Laura saja yang jadi presiden, kira-kira seperti itu. Kalau menjadi presiden diukur dari bahasa Inggris-nya, Cinta Laura jadi presiden, karena lebih baik dari Pak Prabowo pasti," ujarnya.



Sindiran soal bahasa Inggris memang pernah ditujukan ke Jokowi. Hal itu berawal dari pertanyaan Jokowi soal unicorn ke Prabowo. Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria, mengatakan Prabowo bingung atas pertanyaan Jokowi soal unicorn. Sebab, kata dia, pelafalan 'unicorn' oleh Jokowi hampir mirip dengan 'unicon'.

"Nggak jelas itu pertanyaan. Pak Jokowi lupa, Pak Prabowo itu pintar bahasa Inggris, Jerman, Prancis. Sementara Pak Jokowi bahasa Inggris aja masih belepotan," katanya.

"Pak Jokowi nggak clear nyebutnya," imbuh Riza.
(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed