DetikNews
Minggu 03 Maret 2019, 22:11 WIB

Neno Warisman Tak Mau Dengar Anggapan Puisinya Biadab: Saya Hanya dengar yang Baik

Farih Maulana - detikNews
Neno Warisman Tak Mau Dengar Anggapan Puisinya Biadab: Saya Hanya dengar yang Baik Neno Warisman (Foto: Yulida M-detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Neno Warisman, mengaku tak mau mendengar anggapan puisinya biadab. Dia menyatakan dirinya hanya mendengar hal-hal yang baik.

"Nggak, aku nggak mau dengar. Aku hanya mendengar hal-hal yang baik, yang positif gitu," kata Neno di Al Jazzeerah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (3/3/2019).


Hal itu disampaikan Neno saat ditanya responsnya soal Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii yang menyebut puisinya biadab. Menurut Neno, dirinya hanya mau mendengar hal baik karena pikiran harus selalu diisi dengan hal positif.

"Karena pikiran kita itu harus selalu diisi dengan hal yang positif dan aku menyukai sesuatu yang positif," ujarnya.

Sebelumnya, pernyataan mengenai puisi Neno Warisman biadab disampaikan Buya Syafii setelah menghadiri acara bedah buku karyanya berjudul 'Krisis Arab dan Masa Depan Dunia Islam' di Gedung Pascasarjana UMY, Jumat (1/3).



Buya Syafii mengatakan doa yang dipanjatkan Neno Warisman dengan membawa nama tuhan ke ranah pemilu tak tepat. Apa yang dilakukan Neno, bagi Buya Syafii, adalah perbuatan biadab.

"Itu puisi, itu kan sudah saya (jelaskan). Saya kemarin di Jakarta bicara ini puisi biadab. 'Biadab' itu bahasa Persia. 'Bi' itu artinya 'tidak', 'adab' itu 'tata krama'," tutur Buya Syafii.

"Ini dia membuat (membawa nama) Tuhan dalam pemilu, itu kan biadab, dan dia nggak ngerti agama. Neno itu nggak paham agama," tegasnya.
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed