DetikNews
Senin 25 Februari 2019, 21:09 WIB

Round-Up

Jokowi Menanti Kembalinya Lahan, dari Kawan Maupun Lawan

detikcom - detikNews
Jokowi Menanti Kembalinya Lahan, dari Kawan Maupun Lawan Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Dalam pidatonya di acara Konvensi Rakyat, Optimis Indonesia Maju, capres petahana Joko Widodo atau Jokowi menyindir pemilik konsesi besar untuk mengembalikannya ke negara. Ternyata pernyataan Jokowi ditujukan kepada kawan dan lawan.

Dirangkum detikcom, Senin (25/2/2019), Jokowi awalnya memaparkan soal pembagian sertifikat tanah untuk membantu rakyat. Jokowi lalu menyinggung program perhutanan sosial dan jutaan hektare tanah yang telah diterbitkan konsesi untuk rakyat.


Jokowi mengatakan pemerintah melaksanakan program perhutanan sosial dan telah membagikan 2,6 juta hektare konsesi untuk masyarakat di sekitar hutan dari total 12,7 juta hektare yang sudah dipersiapkan.

"Ini konsesi tanah untuk rakyat. Konsesi tanah untuk rakyat kecil," kata Jokowi dalam acara yang berlangsung di SICC, Sentul, Bogor, Minggu (24/2).

Capres nomor urut 01 itu lalu menyindir penerima konsesi (pemberian hak izin tanah oleh pemerintah) dengan luas yang besar. Dia menunggu sang penerima mengembalikannya kepada negara.

"Saya ulang, jadi, jadi kalau ada konsesi besar yang ingin dikembalikan ke negara, saya tunggu. Saya tunggu, saya tunggu sekarang. Dan akan, dan akan saya bagikan untuk rakyat kecil. Karena masih banyak rakyat yang membutuhkan," ucap Jokowi.


Pernyataan Jokowi ternyata bukan memaksa siapa pun mengembalikan konsesinya. Dia menjelaskan pihaknya tidak ingin memaksa pemilik lahan menyerahkan tanah yang berstatus hak guna usaha (HGU).

"Bukan memaksa. Karena kita juga tahu kepastian hukum itu harus ada, setiap hak yang diberikan kepada investor, kepada pengusaha, kepada rakyat, kepastian hukumnya harus jelas. Sehingga jika sudah diberikan HGU, ya memang itu hak guna usaha. Kalau diberikan HGB, itu hak guna bangunan yang ada jangka waktunya, jangan dilarikan ke mana-mana," ujar Jokowi di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Senin (25/2).


Selain tak memaksa, Jokowi mengatakan konsesi bukan hanya untuk mengingatkan lawan politiknya. Seskab Pramono Anung, yang juga anggota Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, menyebut ucapan Jokowi juga berlaku bagi timses 01.

"Konteksnya bersifat umum. Semacam imbauan kepada siapa pun untuk bersedia melakukan itu. Tentunya tidak spesifik ditujukan kepada seseorang. Termasuk itu berlaku bagi tim kampanye Pak Jokowi sendiri yang mungkin kemudian atas hal tersebut berempati untuk itu," kata Pramono di kantor Setkab.


Pramono mengatakan pesan moral dari pernyataan itu adalah fakta soal 1 persen orang Indonesia menguasai sekian banyak lahan itu memang benar adanya. Mereka adalah elite-elite masa lalu.

"Dan Pak Jokowi bukan bagian dari itu. Maka kalau mendapatkan kesempatan untuk ada orang yang kembalikan konsesinya kepada Presiden saat ini, Presiden berjanji akan membagikan kepada rakyat. Jadi itu lebih pada imbauan moralitas terhadap apa yang ada sekarang. Ini berlaku untuk siapa saja," ujar Pramono.
(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed