DetikNews
Jumat 22 Februari 2019, 13:42 WIB

Aturan THR Dipercepat, BPN Prabowo: Kalau Jokowi Kalah Tetap Dibayar?

Elza Astari Retaduari - detikNews
Aturan THR Dipercepat, BPN Prabowo: Kalau Jokowi Kalah Tetap Dibayar? Sufmi Dasco Ahmad (Dok Pribadi)
Jakarta - Pemerintah memutuskan agar pengumuman soal THR dan gaji ke-13 dilakukan sebelum Pilpres 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertanyakan apakan bila Presiden petahana Joko Widodo kalah di pilpres, kebijakan THR dan gaji ke-13 ini akan tetap dibayarkan kepada aparatur sipil negara (ASN) atau PNS.

"Kalau kebijakannya dikeluarkan sebelum pilpres, apakah kalau yang mengeluarkan kebijakan tidak menjadi pemenang pilpres apakah itu tetap direalisasikan?" ujar Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Dasco menyoroti mengapa kebijakan soal THR dan gaji ke-13 ini harus diumumkan sebelum Pilpres 2019. Ia pun menjadi khawatir kebijakan akan dibatalkan jika Jokowi tidak terpilih kembali menjadi presiden.


"Itu kan janjinya dikeluarkan sebelum pilpres, kalau kemudian dia tidak menjadi pemenang apakah akan direalisasikan gitu lho," sebut Dasco.

Mengenai pembagian THR dan gaji ke-13, politikus Gerindra ini mendukungnya. Hanya, Dasco meminta pemerintah tetap berkomitmen menepatinya sekalipun Jokowi tidak menang di Pilpres 2019.

"Kalau menurut saya, kalau itu kebijakan untuk menolong gaji ke-13 itu memang begitu, ya nggak apa-apa, itu bagus aja, asal hitungannya sudah tepat dan konsisten dilaksanakan," sebut anggota Komisi III DPR itu.

"Artinya, menjadi pemenang atau tidak menjadi pemenang ya itu tetap dilaksanakan pembayarannya," tambah Dasco.

Seperti diketahui, penyusunan peraturan pemerintah (PP) tentang pemberian THR 2019 dan gaji ke-13 untuk PNS atau ASN ditargetkan rampung sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dengan begitu, THR akan cair pada Mei 2019.

Pemerintah, dalam surat keterangan tersebut, berupaya agar PP itu bisa ditetapkan sebelum pilpres, yang berlangsung pada 17 April 2019. THR bagi ASN pun akan cair seusai pilpres, yakni pada Mei.


Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin meminta pihak rival tak selalu mengaitkan segala sesuatu dengan politik. Kubu pasangan nomor urut 01 itu menegaskan komitmen Jokowi bagi kesejahteraan masyarakat.

"Pembayaran THR sesuatu yang sudah terjadwal tiap tahun, ada atau tidak ada pilpres. Jika dibayar lebih cepat tentu saja lebih baik, ASN dan PNS dapat mempersiapkan hari raya lebih awal," kata Direktur Program TKN Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima, kepada wartawan, Jumat (22/2).

"Harusnya ini disambut gembira karena pemerintah mampu untuk memberikan THR dan gaji ke-13 untuk ASN. Ini membuktikan pemerintahan Pak Jokowi mampu menjaga keuangan negara dengan baik, realistis, dan kredibel," sambung politikus PDIP itu.


Saksikan juga video 'Sederet Fakta THR PNS 2018 yang Bikin Iri':

[Gambas:Video 20detik]




Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed