DetikNews
Kamis 21 Februari 2019, 20:04 WIB

Lika-liku Isu Jalan Desa 191 Ribu Km

Tim detikcom - detikNews
Lika-liku Isu Jalan Desa 191 Ribu Km Jokowi saat debat (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta - Isu jalan desa 191 ribu km belum berhenti bergulir sejak debat kedua Pilpres 2019. Mulai dari ucapan Jokowi di debat, dipertanyakan Dahnil, dibalas Jokowi lagi, hingga kembali dijawab Dahnil.

Begini lika-likunya:

1. Jokowi klaim sudah bangun 119 ribu km jalan desa

Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) bicara soal penggelontoran dana desa di awal debat yang berlangsung pada Minggu (17/2/2019). Saat itu, Jokowi sedang memaparkan visi dan misinya sesuai tema debat yaitu infrastruktur, energi, pangan, lingkungan hidup, dan sumber daya alam.

"Kita tahu dalam tiga tahun ini telah kita gelontorkan 187 triliun dana desa ke desa desa. Apa yang kita dapatkan dari dana ini? Telah dibangun 191 ribu kilometer jalan di desa. Ini jalan produksi yang sangat bermanfaat bagi para petani dan juga 58 ribu unit irigasi yang telah kita bangun dari dana desa," kata Jokowi saat debat.

Jokowi saat debat / Jokowi saat debat / Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay


2. Dahnil pertanyakan klaim Jokowi

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mempertanyakan klaim yang disampaikan Joko Widodo (Jokowi) saat debat soal 119 ribu km jalan desa sudah dibangun. Dia mengaitkannya dengan diameter bumi.

"Jokowi klaim membangun jalan desa 191.000 km. Ini sama dengan 4,8 kali keliling bumi atau 15 kali diameter bumi. Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa? Ternyata produsen kebohongan sesungguhnya terungkap pada debat malam tadi," cuit Dahnil di Twitter pada Selasa (19/2/2019) kemarin.

Dahnil Anzar Simanjuntak / Dahnil Anzar Simanjuntak / Foto: Ari Saputra


3. Jokowi balas pertanyaan Dahnil

Pertanyaan Dahnil itu bergulir dengan ragam komentar dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. Hingga akhirnya, Jokowi sendiri angkat bicara.

Pada Rabu (20/2/2019), Jokowi memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019 di Ecovention Ocean Ecopark Ancol, Jakarta Utara. Dalam arahannya itu, dia bicara soal 191 ribu km jalan desa.

"Kalau, ini kan kita sudah 4 tahun lebih banyak konsen ke infrastruktur. Catatan saya sampai akhir 2018 kemarin telah dibangun 191 ribu km jalan desa. Ada yang tanya nggak mungkin 191 ribu, itu panjang banget. Panjang gimana? Kalau itu dikerjakan 4 tahun untuk 74.900 desa artinya per desa hanya 600 meter," ujar Jokowi.

Lika-liku Isu Jalan Desa 191 Ribu KmFoto: Jokowi (Andhika/detikcom)


Jokowi menekankan, hasil dari dana desa tidak melulu dibangun jalan. Ada yang dibangun infrastruktur lain seperti PAUD atau irigasi.

"Setiap desa tidak hanya bangun jalan. Ada PAUD, pasar desa, dan lain-lain. Irigasi saja sudah diselesaikan 58 ribu unit irigasi, 8.900 pasar desa. 24.000 pasar desa. 1,1 juta meter jembatan. Artinya ini jadi barang. Kalau ada yang sangsikan 191 ribu km tidak mungkin, ya silakan ukur sendiri," ucap Jokowi.

"Wong satu desa setahun 600 meter hanya 0.5 Km kira-kira. Pendek banget," katanya.

4. Dahnil jawab Jokowi

"Itu tugas pemerintah untuk meyakinkan kita," ujar Dahnil saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (21/2/2019).

Bagi Dahnil, tugas pemerintah memang meyakinkan masyarakat akan data-data yang dipertanyakan. Jika tak mau, dia menyebut pemimpin terpilih lewat Pilpres 2019--yang mana dia yakin itu adalah Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno--bakal melakukannya.

"Kalau beliau tidak mau meyakinkan publik terkait kebenaran data itu, ya serahkan saja pemerintahan pada Pemilu 2019 nanti secara legal kepada Pak Prabowo, karena meyakinkan publik terkait dengan data dan fakta itu adalah tugas pemerintah, dan saya yakin Pak Prabowo tidak akan pernah jawab keraguan publik dengan cara begitu," sebut Dahnil.
(imk/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed