DetikNews
Jumat 15 Februari 2019, 18:50 WIB

Seluk-beluk Moderator Debat, Fungsi dan Persiapannya

Fajar Pratama, Tim detikcom - detikNews
Seluk-beluk Moderator Debat, Fungsi dan Persiapannya Seluk-beluk Moderator Debat, Fungsi dan Persiapannya (Foto: Instagram anishadasuki)
Jakarta - Tahun 2019 merupakan tahun yang panas untuk Indonesia, dari sudut pandang perpolitikan. Pada tahun ini semua masyarakat berpesta politik dan memilih presiden selanjutnya untuk membantu memimpin negara dan membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jika sebelumnya Anda berbicara soal politik maka ada satu kegiatan yang selalu diadakan yaitu debat.

Kegiatan ini dilakukan untuk membantu paslon memberikan visi-misi yang telah dibuat oleh masing-masing calon. Selain itu adanya debat membantu masyarakat luas untuk bisa memahami dan mengerti akan pemikiran dan bagaimana cara calon tersebut bersikap. Dalam debat juga menunjukkan pribadi masing-masing orang. Dalam debat ini bukan hanya para pendukung atau calon saja yang menjadi hal utama namun juga bagian lain salah satunya adalah moderator.



Pengertian Moderator

Moderator merupakan seseorang yang memandu berjalannya debat atau sebuah acara agar mudah untuk dilakukan. Selain itu, moderator juga akan membantu mengarahkan bagaimana acara berjalan sehingga tidak ada error dan juga perkelahian antara anggota debat.

Karena masing-masing menyampaikan pendapat mereka dan seringkali terjadi perdebatan di luar aturan atau di luar batas. Moderator yang akan membantu menengahi agar debat kembali berjalan normal.

Memahami Perbedaan Moderator dan MC

Berbicara soal moderator, banyak yang bertanya apakah moderator dan MC sama? Sebenarnya kita harus tahu dulu perbedaan yang ada antara moderator dan pembaca acara atau MC. Mengingat banyak orang yang merasa bahwa perbedaan di keduanya hanya jenis acara atau keformalan acara saja.

Anda harus tahu meski moderator sering diidentikkan dengan MC, tapi ada sedikit perbedaan dari keduanya dan tidak bisa disamakan.

Moderator adalah pemegang kendali di sesi tertentu dalam kegiatan. Sedangkan MC adalah pemegang kendali dari seluruh kegiatan. Bahkan moderator baru bisa mendapatkan kendali apabila dia sudah dipersilakan oleh MC sehingga moderator memiliki tanggung jawab sangat besar dalam mengendalikan sebuah kegiatan, alasan ini juga yang menyebabkan banyak moderator digunakan dalam acara formal. Itulah perbedaan antara moderator dan MC.

Langkah-langkah Melaksanakan Tugas sebagai Moderator

Sebelum menjadi tugas moderator, anda harus tahu langkah apa saja yang harus dilakukan agar dapat menjadi moderator khususnya moderator debat. Berikut ini beberapa informasinya:

1. Cari Informasi tentang Narasumber

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi yang lengkap mengenai kegiatan yang akan dipandu dan juga narasumber dari acara tersebut. Terutama jika acara yang dipandu masuk ke dalam debat besar. Umumnya peserta debat lebih dari 1 orang dan Anda harus mempelajari karakter ataupun latar belakangnya dengan lengkap.

Jika Anda mendapatkan tugas untuk menjadi moderator, maka segeralah cari tahu siapa narasumber yang akan menjadi pembicara. Banyak moderator debat hebat yang ada di Indonesia seperti halnya Ira Koesno, Tommy Tjokro, dan Anisha Dasuki. Apapun profesi utama anda jika diputuskan untuk menjadi moderator debat maka Anda tetap harus tahu seperti halnya, apa saja karya mereka, dan aktivitas apa yang saat ini mereka lakukan. Kemudian cari tahu juga materi apa yang akan disampaikan nanti dalam debat. Kalau memang panitia ada handout materi minta salinan handout tersebut dari panitia.



2. Pelajari Materi yang Akan Disampaikan oleh Narasumber

Meskipun bukan Anda yang melakukan debat, namun Anda tetap harus mempelajari apa saja yang akan disampaikan dan bagaimana kondisi dari debat tersebut. Pelajari materi yang akan disampaikan terutama jika dalam debat, seringkali yang disampaikan mengenai program yang dimiliki sehingga Anda harus mempelajarinya terlebih dahulu. Setelah Anda mengetahui informasi tentang narasumber, selanjutnya pelajari materi yang akan mereka sampaikan. Tujuannya tentu mempermudah Anda dalam memimpin acara.

3. Pelajari Runtutan Acara Secara Menyeluruh Plus Durasi Waktunya

Meski tugas Anda menjadi moderator dan semua dapat dikendalikan oleh Anda, namun perlu diingat bahwa orang yang mengendalikan acara bukanlah tugas mudah dan membutuhkan pengalaman. Namun untuk bisa menjalankan tugas dengan baik, Anda harus tahu runtutan setiap acara secera menyeluruh. Semua persiapan dan waktu tetap harus sesuai dengan jadwal atau rundown yang dilakukan. Selain itu, rundown juga umumnya diberikan oleh panitia untuk mempermudah anda.

4. Persiapkan Senjata 'Perang'

Jangan lupa sebelum memandu Anda harus membawa berbagai persiapan atau alat perang, diantaranya adalah:

Senjata perang itu antara lain, alat tulis (kertas kosong dan pulpen), form profil Anda sendiri untuk Anda serahkan ke pembaca acara atau MA, form profil narasumber atau pembicara yang nantinya akan Anda kenalkan dan timer.

6. Memilih Pakaian yang akan Anda Kenakan

Ini yang terakhir dan yang tak kalah panting, pikirkan juga pakaian yang meski Anda kenakan. Saran terbaik kenakan pakaian yang sesuai dengan situasi debat. Usahakan menggunakan pakaian yang formal dan pantas. Hal ini dikarenakan banyak moderator baru yang sering memiliki pakaian berlebihan, padahal hal tersebut dilarang oleh banyak etika debat. Di sisi lain, Anda juga bisa mempersiapkan pakaian yang nyaman agar tidak mengganggu saat Anda bekerja menjadi moderator.

6. Atur Jalannya Diskusi atau Tanya-Jawab

Lancarnya tugas dan tanggung jawab memang tidak mudah dan membutuhkan jam terbang yang tinggi. Terutama jika yang dibimbing acara debat besar yang tentu saja membutuhkan ketegasan dan profesionalitas. Anda yang bertugas menjalankan kelancaran diskusi atau debat. Selain itu Anda harus profesional dan tidak boleh memihak.

Bagaimana moderator memimpinnya akan sangat berpengaruh pada acara debat dan kelancaran dari seluruh acaranya. Terkait dengan hal ini ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

- Pertama, pastikan Anda memberi tahu berapa lama durasi waktu sesi tanya jawab.

- Kedua, pastikan juga Anda memberi tahu jumlah sesi dan jumlah pertanyaan untuk masing-masing sesi.

- Ketiga, pastikan tidak ada audiens yang bertanya secara bertele-tele. Jika Anda mendapati hal seperti itu, potong segera si penanya saat ia jeda, dan minta ia untuk langsung mengajukan inti pertanyaan.

- Itu adalah beberapa hal dasar yang harus Anda perhatikan.

- Tutup sesi dengan kesimpulan dan ajakan bertindak yang jelas.

- Setelah kegiatan diskusi selesai, segera tutup sesi dengan memberikan kesimpulan akhir atau ajakan untuk bertindak.

- Kesimpulan atau ajakan bertindak tidak harus Anda buat sendiri, Anda bisa mencontek kesimpulan atau ajakan dari narasumber atau pembicara. Tujuannya di sini untuk menegaskan kembali pentingnya hal itu untuk diingat.

Demikianlah persiapan yang dapat dilakukan untuk menjadi moderator debat yang baik. Silakan Anda pahami, kemudian praktikkan dalam tugas Anda saat menjadi moderator. Tapi ada satu hal yang harus Anda ingat, meski Anda bukan sebagai pembicara utama, pastikan bahwa saat Anda memandu kegiatan Anda juga dapat berbicara dengan lancar, penuh percaya diri, dan meyakinkan.


Saksikan juga video 'TKN Akan Hadirkan Kepala Daerah di Debat Pilpres Kedua':

[Gambas:Video 20detik]


Seluk-beluk Moderator Debat, Fungsi dan Persiapannya



(nwy/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed