DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 19:06 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Sumsel-Bengkulu Sudah Bisa Dilalui

Raja Adil Siregar - detikNews
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Sumsel-Bengkulu Sudah Bisa Dilalui Jalan yang sempat tertutup longsor. Foto: dok. Polres Lahat
Palembang - Jalan nasional yang berada di Tanjung Sakti, Lahat, Sumatra Selatan putus total akibat tanah longsor. Saat ini jalan tersebut sudah kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan.

"Untuk longsor di Tanjung Sakti sekarang sudah dikerjakan. Itu longsor dari tebing jalan. Ada material tanah yang longsor di lokasi dan menutupi badan jalan," terang Kepala Dinas PUBM Sumsel, Darma Budi saat dikonfirmasi, Senin (11/2/2019).



Menurut Budi, saat ini ada 4 alat berat yang diturunkan untuk membersihkan material tanah. Bahkan Budi menyebut tanah longsor berada di sisi kanan dari arah Pagaralam dan untuk sisi kirinya adalah jurang.

"Berdasarkan informasi terakhir, tadi ada 4 unit alat berat yang diturunkan di lokasi untuk membersihkan material. Kanannya itu longsor menutup jalan dan di sebelah kirinya jurang," katanya.

Untuk kondisi terkini, Budi mengatakan jalan yang tertutup tanah longsor telah dapat dilalui. Namun kendaraan tetap harus berhati-hati karena kondisi jalan licin.



"Sebagian jalan sudah dibuka, kendaraan sudah bisa lewat tapi harus hati-hati juga karena rawan longsor. Petugas pun sudah siaga di lokasi karena itu daerah rawan," tutupnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap. Menurut Ferry jalan di lokasi yang tertutup tanah longsor kini sudah dapat dilalui kendaraan.

"Barusan saya dapat kabar kalau lokasi yang tertutup tanah longsor sudah bisa dilalui kendaraan. Mudah-mudahan hari ini sudah normal lagi," kata Ferry.

Sebagaimana diketahui, jalan nasional di Tanjung Sakti, Lahat, Sumatra Selatan itu sempat lumpuh setelah tertutup longsor pukul 13.30 WIB. Sekitar 25 meter badan jalan tertutup tanah yang longsor dari sisi kanan jalan.

Jalan nasional itu menghubungkan kota Pagaralam, Lahat dan Bengkulu Selatan. Sebagai akses utama antar provinsi dan kabupaten, tanah yang longsor sempat menyebabkan kemacetan panjang dari kedua arah.
(ras/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed