DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 13:58 WIB

Penderita DBD Bertambah, Dinkes Sumsel Minta Pemberantasan Sarang Nyamuk

Raja Adil Siregar - detikNews
Penderita DBD Bertambah, Dinkes Sumsel Minta Pemberantasan Sarang Nyamuk Ilustrasi kampanye pencegahan demam berdarah. Foto: Pradita Utama
Palembang - Pasien demam berdarah di Sumatra Selatan hingga saat ini tercatat terus meningkat. Bahkan pihak di Dinas Kesehatan provinsi mencatat 33 kasus dalam 10 hari ini.

"Sepanjang Februari diketahui 33 kasus DBD tercatat di kami. Semuanya masih dalam masa penanganan dan tidak ada yang meninggal," kata Kabid pecegahan dan pengendalian Dinkes Sumsel, Ferry Yanuar di kantor Jalan Sudirman, Senin (11/2/2019).



Ferry menyebut, potensi bertambahnya jumlah kasus DBD pun bisa saja terjadi. Apalagi di bulan Februari masih termasuk musim penghujan dan merupakan waktu yang rentan bagi nyamuk berkembang biak.

Secara rincian, Februari sebaran kasus DBD ada di Muara Enim 8 kasus, Musi Rawas 3 kasus, Banyuasin 3 kasus dan Ogak Komering Ulu Selatan 1 kasus. Selain itu, ada pula Ogan Komering Ulu Timur 8 kasus, Ogan Ilir 6 kasus, Empat Lawang 1 kasus, Prabumulih 1 kasus, Pagaralam 1 kasus dan di Muratara 1 kasus.

"Kami sudah meminta kabupaten/kota untuk lebih intensif dalam pencegahan dan pengendalian DBD. Terutama pada pemberantasan sarang nyamuk hingga ke tempat-tempat rawan," kata dia.



Selain itu, pihaknya terus membagikan larvasida ke 17 kabupaten/kota di Bumi Sriwijaya agar langsung didistribusikan ke puskesmas dan pelayanan kesehatan terdekat dengan masyarakat. Tentunya agar tidak ada pesien meninggal dunia seperti bulan Januari lalu.

"Kami terus distribusikan ini. Harapan kami masyarakat bisa secepatnya mendapatkannya. Petugas pelayanan kesehatan juga harus aktif memberikan larvasida kepada. Begitupun sebaliknya," kata dia.

Terakhir, pihaknya mengimbau Dinas di kabupaten/kota agar membagikan ikan cupang atau tempalo ke masyarakat. Karena ikan ini dapat memakan jentik-jentik nyamuk.

"Yang utama bukan hanya memberantas nyamuk, namun lebih pemberantasan jentik nyamuk. Ikan ini sangat ampuh memakan jentik nyamuk, memang sangat baik dipelihara dan ditempatkan di tempat-tempat penampungan air," tutupnya.

Untuk diketahui, pada Januari 2019 lalu tercatat ada 442 kasus DBD. Bahkan 4 pasien di antaranya meninggal dunia.
(ras/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed