detikNews
Senin 11 Februari 2019, 10:58 WIB

Polisi Serahkan Investigasi Internal ATKP Makassar ke Pemerintah

REINHARD SOPLANTILA - detikNews
Polisi Serahkan Investigasi Internal ATKP Makassar ke Pemerintah Foto: M Bakrie/detikcom
Makassar - Direktur ATKP Makassar Agus Susanto dinonaktifkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait tewasnya taruna junior Aldama Putra Pongkala (19) yang dianiaya senior, M Rusdi (21). Kepolisian menyerahkan wewenang kepada kalangan internal kampus ataupun pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

"Untuk masalah (dinonaktifkan) direktur (ATKP), itu merupakan rana pihak kampus yang punya aturan. Kami tidak sampai ke dalam situ, kami tidak sampai di dalam kampus, untuk pemeriksaan itu pihak internal yang melakukan maupun pusat atau dari kampus sendiri," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Ujang Darmawan, Senin (11/2/2019).


Meski tak mencampuri terkait masalah internal kampus ATKP Makassar, polisi yang kini telah memeriksa 24 orang taruna ATKP tetap berfokus pada penanganan kasus pidana hukum, yaitu penganiayaan yang menyebabkan Aldama Putra Pongkala tewas.

"Untuk polisi, kami hanya penyidikan tindak pidana yang dilakukan," sebut Kompol Ujang.

Sebelumnya, taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar bernama Aldama Putra Pongkala (19) tewas akibat dianiaya seniornya, M Rusdi (21). Menyusul insiden tersebut, Direktur ATKP Makassar Agus Susanto dinonaktifkan.

"Setelah kami melakukan investigasi dan pertemuan internal, kami memutuskan menonaktifkan Direktur ATKP Makassar dan menskors satu orang untuk menjalani pemeriksaan pihak kepolisian," ujar Menhub Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis dari Kementerian Perhubungan, Minggu (10/2).


Pihak Kemenhub sudah melakukan investigasi internal terkait kasus tersebut. Semua personel ATKP Makassar yang diduga terlibat pada kejadian juga diganti.

"Berdasarkan hasil investigasi internal, kami memutuskan melakukan pergantian personel terhadap seluruh lini di ATKP Makasar yang terlibat pada saat kejadian," ujar Budi.
(aan/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com