detikNews
Jumat 08 Februari 2019, 12:22 WIB

Hebat! Mahasiswa Serang Ubah Limbah Jadi Karbol Ramah Lingkungan

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Hebat! Mahasiswa Serang Ubah Limbah Jadi Karbol Ramah Lingkungan Foto: Mahasiswa ubah minyak jelantah jadi karbol (Bahtiar-detik)
Serang - Berawal dari tugas praktikum kuliah, mahasiwa Universitas Banten Jaya (Unbaja) mengubah limbah minyak jelantah jadi karbol ramah lingkungan. Produk ini, kemudian dijual di Kota Serang bahkan ke luar kota.

Inovasi ini bermula dari 5 mahasiswa jurusan Tekhnik Lingkungan Unbaja. Dibimbing oleh dosen, mereka diminta melakukan riset pembuatan karbol dari limbah tapi tidak menimbulkan bahaya.

Dari situ, lima mahasiwa yaitu Irfan Alfandiana, Ita Solihati, Indra Aviatna, Popo Kusmayanti, dan Ahlan Badra memanfaatan minyak goreng bekas. Mereka melakukan riset memanfaatkan buah mengkudu, kulit jeruk untuk dijadikan karbol. Hasilnya, terciptalah Karboling atau Karbol Lingkungan yang sehat dan ramah lingkungan.



"Perbedaan dengan karbol biasa, ini memanfaatkan limbah minyak jelantah, dari yang tadinya dibuang menjadi bermanfaat," kata Fitriyah saat ditemui detikcom di Kota Serang, Banten, Jumat (8/2/2019).

Fitriyah yang juga dosen pembimbing ini meminta mahasiswa agar berinovasi memanfaatkan limbah. Pilihannya tertuju ke minyak bekas yang sering dibuang sembarangan oleh ibu rumah tangga. Campuran buah mengkudu katanya dipilih karena buah ini melimpah di Serang dan jarang dimanfaatkan. Selain itu, buah ini memberi fungsi penjernihan pada minyak bekas yang sudah berwarna hitam.



"Makanya kita manfaatkan sesuatu yang berguna. Dalam skala besar itu (minyak bekas) bisa mencemari. Apalagi jika minyak jelantahnya dibuang ke tanah," ujarnya.

Sebagai bahan tambahan, kemudian mereka mencampurkan kulit jeruk agar keluar aroma wangi. Semua bahan Karboling dibuat dari bahan yang ramah terhadap lingkungan.

Karbol ini menurutnya resmi jadi produk mahasiswa Unbaja. Pihak kampus kemudian membuat tim agar Karboling bisa digunakan secara massal. Mereka mempercantik kemasan dan dipasarkan secara online.

Hasilnya, Karboling yang perbungkusnya dijual Rp 7000, jadi laku terjual di lingkungan internal kampus. Jaringan keluarga mahasiswa, bahkan ada permintaan penjualan di daerah Cirebon.

"Ke depan kita ingin kembangkan, kita kemas lebih menarik. Ada pengembangan produk makanya kita buat tim yang namanya Karakterpreneurship untuk memasarkan ini dan produk-produk kampus," paparnya.

Karboling ini juga katanya jadi produk yang akan dipamerkan di pekan kreativitas mahasiswa se Banten. Harapannya, produk ini jadi jadi juara dan jadi karbol alternatif yang tidak berbahaya dan ramah lingkungan.


Simak Juga 'Menteri Susi Ajak Piknik Emak-emak Pengolah Limbah Plastik':

[Gambas:Video 20detik]


(bri/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com