detikNews
Rabu 06 Februari 2019, 16:07 WIB

TKN Sebut Rob Allyn Konsultan Prabowo-Sandi

Elza Astari Retaduari - detikNews
TKN Sebut Rob Allyn Konsultan Prabowo-Sandi Ace Hasan (Tsarina/detikcom)
FOKUS BERITA: Heboh 'Propaganda Rusia'
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menuding Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggunakan jasa konsultan asing untuk pemenangan Pilpres 2019. Kubu pasangan nomor urut 01 itu menyebut Prabowo-Sandiaga memakai Rob Allyn sebagai konsultan politiknya.

"Jejak digital bisa ditemukan dalam pengakuan Rob Allyn yang mengakui menjadi bagian tim pemenangan Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014," ungkap juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Rabu (6/2/2019).

Nama Rob Allyn memang sudah disebut-sebut sejak Pilpres 2014. Warga Amerika Serikat itu dikabarkan merupakan konsultan politik Prabowo-Hatta Rajasa melawan Jokowi-Jusuf Kalla.

Kubu Jokowi kembali mengaitkan nama Rob Allyn pada Pilpres 2019 ini. Menurut Ace, Prabowo kembali menggunakan jasa Rob Allyn pada pilpres kali ini.


"Jejak Rob Allyn bukan hanya pada Pilpres 2014, tapi kuat indikasi dipakai lagi oleh kubu Prabowo pada Pilpres 2019," ungkap politikus Golkar ini.

Rob Allyn diketahui pernah bekerja sama dengan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Pada 2014, keduanya terlibat dalam pembuatan film Indonesia 'Merah Putih'. Film ini diproduksi secara kolaborasi antara Media Desa Indonesia (MDI) milik Hashim dan rumah produksi film internasional Margate House milik Rob Allyn dan Jeremy Stewart. Saat mengerjakan trilogi 'Merah Putih' dan film produksi selanjutnya 'Java Heat', MDI menggaet beragam kru internasional.

Kubu Jokowi dan Prabowo saling tuding soal penggunaan konsultan asing. Hal ini bermula dari pernyataan Jokowi soal adanya tim sukses yang melakukan propaganda penyebaran hoax ala Rusia.

Pihak Prabowo-Sandiaga sudah menegaskan tak menggunakan jasa konsultan asing. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga justru mengaitkan Jokowi dengan konsultan asal AS, Stanley Greenberg, yang juga sudah dibantah oleh kubu pasangan nomor urut 01.


Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan menjadi saksi bahwa Prabowo memang menggunakan konsultan asing. Ketika Pilpres 2009, Ketum Gerindra itu menjadi cawapres Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Bahkan tahun 2009 saya menjadi saksi bagaimana Pak Prabowo itu menggunakan konsultan asing. Dan rekomendasi-rekomendasinya sangat dipengaruhi oleh konsultan asing tersebut," ujar Hasto di sela acara pengukuhan guru besar Fisipol UGM, Prof Dr Cornelis Lay, MA, di Balai Senat Balairung UGM, Sleman, Rabu (6/2).

Hasto menyebut, dalam Pilpres 2009, Prabowo sudah memakai jasa konsultan asing untuk memenangkan pasangan Mega-Prabowo. Namun langkah Prabowo ditentang oleh Megawati.

"Ibu Mega justru membangun kedaulatannya sebagai pemimpin, tidak mau mengikuti rekomendasi-rekomendasi itu. Mungkin orang memberikan masukan-masukan, tapi kalau konsultan asing, kita nggak pernah pakai," kata Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf itu.


Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/fjp)
FOKUS BERITA: Heboh 'Propaganda Rusia'
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed