detikNews
Senin 28 Januari 2019, 17:34 WIB

Gubernur: Syariat Islam di Aceh Sudah Mendekati Kaffah

Tim detikcom - detikNews
Gubernur: Syariat Islam di Aceh Sudah Mendekati Kaffah Hukuman cambuk di Aceh (agus/detikcom)
Aceh - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan pelaksanaan Syariat Islam di provinsinya telah mendekati kaffah. Pelaksanaan Syariat Islam yang berlangsung saat ini terus diupayakan kepada subtansi sehingga upaya mewujudkan Syariat Islam secara kaffah dapat terwujud.

"Saya yakin Syariat Islam di Aceh sudah mendekati kaffah. Generasi muda pun sudah mulai bangga dan berani menyatakan bahwa Aceh Negeri Syariah," kata Nova Iriansyah di sela-sela meresmikan Masjid H Keuchik Leumiek di Gampong Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata Kota, Banda Aceh, sebagaimana dilansir Antara, Senin (28/1/2019).

Ia menjelaskan pelaksanaan Syariat Islam yang berlangsung saat ini terus diupayakan kepada subtansi sehingga upaya mewujudkan Syariat Islam secara kaffah dapat terwujud.

"Sebagai daerah yang melaksanakan Syariat Islam memakmurkan masjid harus menjadi lambang syiar agama Islam di Bumi Serambi Mekkah," kata Nova.

Menurut dia berjalannya berbagai aktivitas keagamaan di sebuah masjid menjadi indikator telah membaiknya kehidupan berlandaskan Syariah dan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tapi juga menjadi aktivitas keagamaan dan sosial lainnya yang merupakan bagian dari syiar agama.

"Salah satu upaya mengoptimalkan itu adalah, orientasi fungsi harus lebih menonjol dan dominan dibandingkan orientasi fisik bangunannya," katanya.

Ia menambahkan agar masjid menjadi pusat permberdayaan dan pembinaan umat dapat dilakukan dalam tiga aspek yakni titik fokus pada bidang manajemen mulai dari sumber daya manusia sampai kepada mekanisme pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel.

Kedua berada pada bidang pemakmuran masjid berupa kegiatan-kegiatan pelayanan umat atau jamaah, baik yang berkaitan dengan ibadah khusus atau ibadah umum dan Ketiga aspek yang menyangkut dengan legalitas bangunan, arsitektur, kebersihan, keindahan dan segala macam yang berkaitan dengan pembangunan dan perawatan.

Sebelumnya, H Harun Keuchik Leumiek mengatakan Masjid yang dibangun dirinya bersama keluarga tersebut memiliki luas lahan 2.500 meter dengan kapasitas jamaah sebanyak 1.000 jamaah.

"Alhamdulillah dengan izin Allah pembangunan Masjid ini sudah selesai dan ini merupakan keinginan kami untuk dapat membangun sebuah Masjid yang nantinya akan dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.

Harun mengatakan Masjid yang dibangun pada 10 Juli 2016 dan diresmikan oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah ditebalkan dengan nama ayahnya H Keuchik Leumik.

"Mesjid yang kami bangun ini terinspirasi dari bangunan bergaya Timur Tengah dengan perpaduan relif di antaranya Masjid Madinah, Maroko dan Spanyol," katanya.

Harun menambahkan Masjid yang dibangun dengan dana sepenuhnya dari keluarga besarnya tersebut tidak hanya akan dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, tapi juga akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan sosial.

"Alhamdulillah dengan pertolongan Allah dan atas semua dukungan dari masyarakat pembangunan Masjid Keuchik Leumiek telah selesai kami bangun dan akan menjadi milik kita bersama," katanya.


Simak Juga 'Dapat Nilai Tinggi dari KPK, Bagaimana Cara Aceh Cegah Korupsi?':

[Gambas:Video 20detik]


Gubernur: Syariat Islam di Aceh Sudah Mendekati Kaffah

(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed