DetikNews
Minggu 27 Januari 2019, 02:06 WIB

Detik-detik Minibus Tercebur di Sungai Brantas

Adhar Muttaqin - detikNews
Detik-detik Minibus Tercebur di Sungai Brantas Lokasi kejadian mobil tercebur Sungai Brantas saat akan naik ke perahu untuk menyeberang (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)
Tulungagung - Tiga orang penumpang yang tercebur bersama minibus di Sungai Brantas, Tulungagung, belum ditemukan. Seorang saksi mata menceritakan detik-detik kecelakaan tersebut.

Saksi mata sekaligus pemilik warung di penyeberangan perahu Sungai Brantas Desa/Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Hartoyo, mengaku melihat langsung kejadian menegangkan tersebut.

"Jadi saya tahu kendaraan itu datang, saat itu ketiga datang langsung turun ke dermaga. Namun kemudian pengemudi memindahkan kendaraanya ke atas dengan cara mundur," kata Hartoyo, Sabtu (26/1/2019).


Kondisi jalur di dermaga penyeberangan yang menurun membuat pengemudi minibus L 1147 BF Waridi warga Rungkur Lor Surabaya tersebut harus berhenti dua kali untuk mengatur kendaraannya. Sedangkan dua penumpangnya turun untuk memberikan aba-aba.

"Jalannya kan menurun sehingga kalau mundur menjadi naik, nah saat itu sopir itu beberapa kali ancang-ancang. Setelah di atas tiba-tiba salah satu di antara pengemudi berteriak, setelah saya tengok ternyata kendaraan nyelonong masuk ke sungai. Kebetulan kondisi sungai sedang tinggi airnya," ujarnya.

Mengetahui kejadian itu Hartoyo langsung berusaha memberikan pertolongan dengan membawa ban sebagai pelampung. Ia mengejar kendaraan yang terseret arus sungai.

"Saya tidak bisa melihat ke dalam mobil karena posisi gelap, hanya saja mobil itu mengapung dengan sebagian kaca terendam. Mobil itu sudah terseret sekitar 100 meter dari penyeberangan," imbuhnya.

Saat itulah Hartoyo mengetahui sang pengemudi berhasil keluar dari dalam kendaraan. Selanjutnya dengan dibantu penerangan seorang pemancing, sopir Waridi berhasil diselamatkan. Sementara tiga penumpang yang di dalam kendaraan hanyut bersama kendaraan.

Tiga korban yang masih dinyatakan hilang adalah Fitri Nusyam (34) warga Kedungasem Surabaya, Siti Yuniati (32) warga Rungkut Lor Surabaya, dan Siti Alfiah (61) warga Dusun Jati, Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut Tulungagung.


"Karena suasana gelap, saya sampai tidak tahu posisi berakhir mobil itu tenggelam," kata Hartoyo.

Diceritakan, usai diselamatkan pengemudi sempat mejelaskan kronologis kecelakaan tunggal tersebut kepada Hartoyo. Menurutnya saat posisi kendaraan berada di jalur dermaga tiba-tiba melaju ke bawah tanpa bisa dikendalikan.

"Dia (pengemudi) sudah mencoba menarik tuas hand rem, namun kendaraan tidak berhenti dan langsung nyebur ke sungai. Katanya sempat bunyi krek," imbuh Hartoyo.

Saat ini sopir dan dua penumpang selamat dievakuasi ke Polsek Ngunut Tulungagung. Kondisi sopir masih syok atas kejadian yang dialami. Petugas berencana menyisir Sungai Brantas besok pagi untuk mencari korban.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed