DetikNews
Jumat 25 Januari 2019, 18:16 WIB

Warga Bubarkan Sekelompok Pelajar yang Hendak Tawuran di Beji

Matius Alfons - detikNews
Warga Bubarkan Sekelompok Pelajar yang Hendak Tawuran di Beji Foto: Matius Alfons
Depok - Sejumlah pelajar hendak melakukan aksi tawuran di Tugu Tanah Baru, Beji, Depok. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Peristiwa itu terjadi sepulang sekolah pada Jumat (25/1/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan seragam lengkap saling berkejar-kejaran sambil menenteng senjata tajam.

Aksi tawuran ini sempat terekam kamera warga. Videonya kemudian tersebar cepat di media sosial. Dalam video tampak para pelajar membawa bandul batu dan peralatan lainnya, berlarian dan saling berkejaran.

Seorang warga, Butar mengatakan, anak-anak itu turun dari atas motor. Mereka kemudian saling menyerang lawannya.

"Wah banyak tadi dari arah sana (Beji) sama dari arah sana (Jagakarsa), ada 30 orang lebih. Hitung aja satu motor pada bonceng tiga, ada 30-an mah," kata Butar kepada wartawan di lokasi, Jumat (25/1/2019).

Lokasi terjadinya tawuran.Lokasi terjadinya tawuran. Foto: Matius Alfons

Para pelajar itu membawa senjata tajam yang disembunyikan di dalam tasnya. Sebagian menenteng senjata tajam tersebut.

"Ya pada bawa celurit, samurai panjang-panjang, benda-benda tajam semua itu," ucapnya.

Warga sempat mengamankan satu orang pelajar. Anak tersebut kemudian disuruh pulang setelah diberikan imbauan oleh warga.


"Ada 1 orang diamanin, belum sempet ditanya-tanya langsung disuruh pulang takut dimassa soalnya udah digebukin juga. Itu pada dipukul-pukulin bocahnya," imbuhnya.

Butar menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena warge keburu membubarkan mereka. Tidak ada polisi juga yang datang ke lokasi.

"Belum sempet bacok-bacokan, dateng dari dua arah terus dibubarin masyarakat. Mana ada polisi, telat, sampai sekarang juga nggak ada polisi. Yang ada Kodim itu, tapi baru datang juga," ungkapnya.

Warga lainnya, Takariyati mengaku sempat mengamankan senjata yang tertinggal.

"Iya pada bawa senjata tajam, ini saya amanin celurit, ada yang bawa pedang besi panjang. Saya amanin nih barang bukti buat dibawa ke sekolahan. Tapi ya nggak bakal ngaku sih, tadi saya tangkap satu," ungkap Takariyati.

Aksi para pelaku ini sempat membuat warga yang melintas di jalan ketakutan. Sebab, para remaja itu mengayun-ayunkan senjata tajam di atas motor.

"Saya sempat pukul yang bawa sajam gede, diayun-ayunin sambil naik motor, saya pukul pakai besi, jatuh dia, begitu jatuh terus kabur, nah tapi nggak ketangkep dia ini. Padahal bisa jadiin saksi ini," tandasnya.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed