DetikNews
Jumat 25 Januari 2019, 15:54 WIB

Wali Kota Hendi Puji Toleransi Warga Semarang Selama Perayaan Natal

Mustiana Lestari - detikNews
Wali Kota Hendi Puji Toleransi Warga Semarang Selama Perayaan Natal Foto: Pemkot Semarang
Jakarta - Meski sudah memasuki tahun baru namun sejumlah perayaan Natal masih digelar di Semarang, Jawa Tengah. Terkait dengan perayaan Natal tersebut, Hendi mengapresiasinya karena dapat berjalan aman dan damai di Kota Semarang.

Menurutnya ini menggambarkan kerukunan antarumat beragama yang terjalin indah di Kota Semarang. Dikatakannya Natal selain berkah untuk umat kristiani dan nonkristiani, juga menumbuhkan perekonomian. Selain itu, dia juga menyampaikan apresiasi terhadap ormas-ormas Islam yang ikut menjaga, sebut saja ANSOR, NU, dan ormas lain.

"Yang utama tidak hanya Muspida, TNI, Polri dan dari pemerintah yang menjaga ibadah di gereja, waktu kami roadshow pengamanan Natal, kami bertemu dengan adik-adik Anshor, NU, dan ormas lain. Ini artinya masyarakatnya guyup, kondusif, semua bisa menghargai keyakinan masing-masing," jelas Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi dalam keterangan tertulis, Jumat (25/1/2019).



Dia pun mengapresiasi Alumni Warga Binaan Pemasyarakatan yang belum lama ini berkumpul dalam kegiatan Natal Bersama dan Temu Kangen Keluarga Besar Alumni Warga Binaan Pemasyarakatan.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Keluarga Besar Alumi Warga Binaan (FKKB-AWBP) di Balaikota Semarang. Dalam kesempatan tersebut, pria yang disapa Hendi itu berpesan untuk membuka lembaran baru, dan mengajak alumni warga binaan untuk mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku di negara Indonesia.

"Saya yakin tidak semua orang yang pernah masuk ke dalam LP adalah orang jahat, banyak faktor seperti ketidaksengajaan. Karena itu mari kembali ke merah putih. Merah putih karena kita tinggal di Indonesia. Maka sudah menjadi tugas dan kewajiban untuk menghidupi keluarga sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di negara Indonesia. Sehingga langkah ke depan adalah membahas bagaimana kembali bisa membaur dengan masyarakat. Semua mengisi dengan hal yang positif," ajak Hendi.



Dalam kegiatan tersebut Hendi juga mendampingi peluncuran KOMPI-M atau Koalisi manusia perubahan Indonesia membangun. Hendi berharap KOMPI-M berguna bagi bangsa ini dan dia pun tidak segan mendukung apabila KOMPIM menemui hambatan.

"kami menyambut baik dan mengapresiasi. KOMPI M harus terus berkegiatan sampai orang kemudian akan melirik semangat yang luar biasa untuk menjadi manusia yang mandiri, cinta tanah air," tegas Hendi.

KOMPI M yang diketuai oleh Jumari ini mempunyai sejumlah agenda dan program yang berfokus mendorong alumni WBP menjadi manusia perubahan dengan cara meningkatkan kemampuan anggotanya.

"Kami juga membuat Satgas Agen Perubahan (SAG), di mana para satgas ini bertugas sebagai upaya untuk terus mendorong manusia menjadi manusia perubahan, khususnya para alumni WBP tersebut. Adapun program yang nantinya akan dilakukan oleh Kompi akan terus melakukan program berkelanjutan, seperti, safari budaya, pembinaan dan pelatihan skill." jelas Sekjen KOMPI Adhi Siswanto Wisnu.
(mul/mul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed