detikNews
Selasa 08 Januari 2019, 14:50 WIB

Ujung Jembatan Musi IV Jadi Sumber Kemacetan Baru

Raja Adil Siregar - detikNews
Ujung Jembatan Musi IV Jadi Sumber Kemacetan Baru Jembatan Musi IV (Raja/detikcom)
Palembang - Pemkot Palembang hari ini secara resmi melakukan soft launching Jembatan Musi IV yang diuji coba 5 hari lalu. Kondisi jembatan dipastikan sudah siap dan layak digunakan.

"Dibukanya Jembatan Musi IV ini tentu akan memecah arus lalu lintas yang ada di Jembatan Ampera. Kalau hasil kajian Dishub, 40 persen pengendara beralih ke Musi IV ini," kata Wali Kota Palembang, Harnojoyo, Selasa (8/1/2019).

Meskipun beban Jembatan Ampera mulai berkurang, Harno mengaku ada masalah baru di sisi Ulu jembatan. Akses menuju jembatan kini menjadi salah satu sumber kemacetan.



Kemacetan sendiri timbul karena kurang luasnya Jalan KH Azhari di Seberang Ulu jembatan. Dengan begitu, Harno mengaku segera mengurus pembebasan lahan.

"Empat puluh persen beban Jembatan Ampera ini memang berkurang, tetapi ada masalah baru karena sisi Jalan Azhari sekarang macet. Ini yang perlu diselesaikan pada tahun ini, harus bebas lahannya," imbuh Harnojoyo.

Harno menargetkan pembebasan lahan Musi IV itu langsung terhubung ke Jalan Perintis Kemerdekaan. Dengan begitu, ke depan aksesnya dapat diteruskan ke Jalan Tol Palembang-Indralaya.

Tak hanya Jembatan Musi IV, Harnojoyo mengatakan di tahun ini Pemkot juga baru menyelesaikan pengajuan amdal untuk Jembatan Musi III. Jembatan rencananya dibangun tak jauh dari destinasi wisata Pulau Kemaro.



"Kita bertahap, selesai Musi IV ada Musi IV. Kita baru mengajukan izin untuk Musi III di Pulau Kemaro. Mudah-mudahan ya diterima, dengan konsepnya terowongan di bawah Sungai Musi," katanya.

Untuk keamanan, Pemkot berencana segera memasang kamera CCTV di beberapa titik. Pemasangan CCTV karena beberapa kali kabel lampu LED yang ada di sekitar jembatan dicuri sejak dibuka 3 Januari lalu.

"Informasi dari Balai Jalan Nasional ada upaya pencurian, sudah 3 kali lampu LED mati karena kabelnya dicuri. Untuk itu, akan segera pasang CCTV di beberapa titik. Tolong jangan dirusak untuk warga yang melintas," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Agus Syaiful Anwar menyebut saat ini ada 700 meter akses jalan dari Jembatan Musi IV yang belum bebas. Dia berharap Pemkot dan Pemprov segera menyelesaikan 700 meter lahan yang belum bebas.

"Sekarang masih ada 700 meter lahan belum bebas menuju akses sampai ke jalan nasional di sebelah Seberang Ulu. Jadi kalau lahan warga ini bebas baru nanti dikerjakan, baru dianggarkan," katanya.

"Nanti Balai cek semua apakah lahan ini sudah bebas atau belum, sudah dibayar atau belum. Kalau sudah nanti baru kita anggarkan untuk pembangunan fisik Rp 36 miliar. Jadi jangan sampai nanggung-nanggung dikerjakan kalau lahan belum bebas," tutupnya.

Untuk peresmian Jembatan Musi IV oleh Presiden, Agus mengaku sampai saat ini masih menunggu jadwal. Namun sejauh ini Presiden Joko Widodo belum memiliki jadwal kosong.

"Tetap Pak Presiden nanti peresmiannya, tapi kapan kami belum dapat jadwalnya lagi setelah sempat tunda 26 Desember. Secepatnya pasti diresmikan," tutupnya.
(ras/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com